Advertisement
Rudal Konflik Mendarat di Bandara Dubai, 4 Staf Terluka
Situasi mencekam di Bandara Dubai. - Instagram.
Advertisement
Harianjogja.com, DUBAI—Insiden Bandara Dubai menjadi perhatian internasional setelah empat staf dilaporkan terluka pada Ahad dini hari di tengah memanasnya konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Peristiwa tersebut terjadi di Dubai International Airport saat ketegangan keamanan kawasan Timur Tengah meningkat akibat rangkaian serangan terbaru.
Pernyataan resmi yang disampaikan Kantor Media Dubai menyebutkan salah satu area penghubung terminal di Dubai International (DXB) mengalami kerusakan ringan. Situasi disebut berhasil dikendalikan dengan cepat setelah insiden terjadi.
Advertisement
Dalam unggahan di platform X, otoritas bandara menegaskan tim tanggap darurat segera dikerahkan untuk menangani kondisi di lapangan bersama otoritas terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan penumpang dan staf tetap terjaga.
Empat staf yang mengalami luka langsung mendapatkan perawatan medis. Namun, pernyataan resmi tidak merinci lebih jauh kondisi terkini para korban.
BACA JUGA
Otoritas setempat juga menyampaikan bahwa berkat rencana kontinjensi yang telah disiapkan sebelumnya, sebagian besar terminal sudah dikosongkan dari penumpang untuk mengantisipasi risiko lanjutan.
Pembaruan informasi, menurut pejabat setempat, akan diumumkan sesuai perkembangan situasi berikutnya.
Hingga kini, tidak ada penjelasan detail mengenai sifat insiden tersebut. Meski demikian, sejumlah media Arab serta video yang beredar luas memperlihatkan kerusakan pada bangunan bandara setelah serangan rudal Iran.
Sebelumnya pada Sabtu, Uni Emirat Arab menyatakan wilayahnya menjadi sasaran serangan Iran yang menargetkan beberapa lokasi, terutama ibu kota Abu Dhabi, dan menewaskan satu warga.
Pada hari yang sama, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran dengan dalih meniadakan apa yang mereka sebut sebagai “ancaman” dari “rezim” Iran.
Sebagai respons, Iran membalas dengan menargetkan wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan menggunakan rudal dan drone.
Israel kemudian menetapkan “keadaan darurat khusus dan segera” secara nasional, sementara Iran menegaskan akan memberikan “respons keras” atas agresi tersebut dan kembali meluncurkan rentetan rudal serta drone ke arah Israel dan pangkalan militer AS di kawasan, memperbesar eskalasi konflik Iran yang kini berdampak pada keamanan regional termasuk insiden Bandara Dubai tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ayatollah Khamenei Dikabarkan Meninggal dalam Serangan AS-Israel
- Perang AS-Israel vs Iran, 58 Ribu Jemaah Umrah RI Masih di Arab Saudi
- IRGC Klaim Selat Hormuz Ditutup Usai Serangan AS-Israel
- IRGC: Rudal Iran Hantam Pangkalan AS dan Israel
- Dampak Serangan AS-Israel, Korban Pelajar di Iran Tewas Capai 85 Orang
Advertisement
Pasokan Gas Elpiji 3 Kg DIY Ditingkatkan Jelang Lebaran 2026
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp40.000, Tembus Rp3.085.000 per Gram
- Mahasiswa Coret Jilbab Polwan, Ini Respons Kepolisian
- AS Larang Warganya ke Iran, Marco Rubio Ancam Pembatasan Paspor
- OPINI: Merawat Kedaulatan, Mengakselerasi Ekonomi Kreatif DIY
- Ekonom UMY Soroti ART Indonesia-AS: Peluang Ekspor, Ancam Petani Lokal
- H-10 Lebaran, PU Pastikan Pantura Barat Bebas Lubang
- Trem di Milan Tergelincir, 2 Tewas dan 40 Luka-luka
Advertisement
Advertisement







