Advertisement

Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi, Tawarkan Solusi Diplomatik

Newswire
Minggu, 01 Maret 2026 - 12:17 WIB
Sunartono
Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi, Tawarkan Solusi Diplomatik Foto ilustrasi rudal atau peluru kendali. / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, NEW YORK—Duta Besar Rusia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Vassily Nebenzia, menuntut Amerika Serikat dan Israel menghentikan segera aksi agresif mereka terhadap Iran, yang menurutnya memicu eskalasi serius di kawasan dan berpotensi meluas melampaui perbatasan regional.

Dalam rapat darurat Dewan Keamanan PBB, Nebenzia menyebut serangan tersebut sebagai “aksi agresi bersenjata tanpa provokasi” yang melanggar Piagam PBB dan hukum internasional, berisiko menimbulkan bencana kemanusiaan dan ekonomi yang signifikan. Ia juga menyoroti ancaman terhadap keamanan nuklir dan radiologis di Iran.

Advertisement

Nebenzia menekankan harapannya agar Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, mengecam serangan itu. Selain itu, ia menegaskan bahwa Moskow siap memfasilitasi solusi politik dan diplomatik berdasarkan hukum internasional, saling menghormati, dan keseimbangan kepentingan. “Rusia siap memberikan semua bantuan yang diperlukan,” ujarnya.

Duta besar Rusia itu juga memastikan perlindungan warga negaranya di Iran. “Negara kami mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk menjamin keselamatan warga Rusia di Republik Islam Iran,” katanya.

Insiden ini bermula pada Sabtu, 28 Februari 2026, ketika AS dan Israel melancarkan serangan ke beberapa target di Iran, termasuk Teheran, menimbulkan kerusakan infrastruktur dan korban sipil. Iran merespons dengan menembakkan rudal ke wilayah Israel serta pangkalan militer AS di Timur Tengah. Langkah-langkah balasan ini meningkatkan ketegangan regional dan membuat komunitas internasional memantau situasi dengan cermat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Dua Bulan, PAD Wisata Gunungkidul Rp9,8 M

Dua Bulan, PAD Wisata Gunungkidul Rp9,8 M

Gunungkidul
| Minggu, 01 Maret 2026, 13:07 WIB

Advertisement

Korea Selatan Beri Bebas Visa Grup bagi Turis Indonesia

Korea Selatan Beri Bebas Visa Grup bagi Turis Indonesia

Wisata
| Kamis, 26 Februari 2026, 20:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement