Advertisement
Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi, Tawarkan Solusi Diplomatik
Foto ilustrasi rudal atau peluru kendali. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, NEW YORK—Duta Besar Rusia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Vassily Nebenzia, menuntut Amerika Serikat dan Israel menghentikan segera aksi agresif mereka terhadap Iran, yang menurutnya memicu eskalasi serius di kawasan dan berpotensi meluas melampaui perbatasan regional.
Dalam rapat darurat Dewan Keamanan PBB, Nebenzia menyebut serangan tersebut sebagai “aksi agresi bersenjata tanpa provokasi” yang melanggar Piagam PBB dan hukum internasional, berisiko menimbulkan bencana kemanusiaan dan ekonomi yang signifikan. Ia juga menyoroti ancaman terhadap keamanan nuklir dan radiologis di Iran.
Advertisement
Nebenzia menekankan harapannya agar Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, mengecam serangan itu. Selain itu, ia menegaskan bahwa Moskow siap memfasilitasi solusi politik dan diplomatik berdasarkan hukum internasional, saling menghormati, dan keseimbangan kepentingan. “Rusia siap memberikan semua bantuan yang diperlukan,” ujarnya.
Duta besar Rusia itu juga memastikan perlindungan warga negaranya di Iran. “Negara kami mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk menjamin keselamatan warga Rusia di Republik Islam Iran,” katanya.
BACA JUGA
Insiden ini bermula pada Sabtu, 28 Februari 2026, ketika AS dan Israel melancarkan serangan ke beberapa target di Iran, termasuk Teheran, menimbulkan kerusakan infrastruktur dan korban sipil. Iran merespons dengan menembakkan rudal ke wilayah Israel serta pangkalan militer AS di Timur Tengah. Langkah-langkah balasan ini meningkatkan ketegangan regional dan membuat komunitas internasional memantau situasi dengan cermat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Wisatawan Nekat Terobos TPR Parangtritis demi Hindari Tiket Masuk
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Performa Motor Tetap Terjaga Ini Cara Honda Edukasi Pengendara
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Sering Dianggap Wajar Kebiasaan Ini Diam-Diam Menguras Energi
- Pemeriksaan Yaqut Berlanjut Setelah Kembali ke Rutan KPK
- WFH Nasional Mulai Dibahas, Ini Kata Kemendagri
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
Advertisement
Advertisement







