Radar GCI Buatan Bandung Perkuat Sistem Pertahanan Udara RI
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Foto ilustrasi serangan udara, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, JAKARTA—Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak deeskalasi segera dalam konflik Iran, Amerika Serikat, dan Israel menyusul rangkaian serangan militer yang memicu ketegangan serius di Timur Tengah.
Dalam rapat Dewan Keamanan PBB di Markas Besar PBB, New York, Antonio Guterres memperingatkan bahwa konflik yang terus meluas berpotensi menimbulkan konsekuensi berat bagi warga sipil dan stabilitas kawasan.
“Saya menyerukan deeskalasi dan penghentian permusuhan segera. Alternatifnya adalah konflik yang lebih luas dengan konsekuensi serius bagi warga sipil dan stabilitas kawasan,” kata Guterres dalam rapat Dewan Keamanan PBB.
Seperti dilaporkan RIA Novosti dari Markas PBB, New York, Ahad, Guterres juga meminta seluruh pihak kembali ke meja perundingan, terutama terkait isu program nuklir Iran, guna mencegah situasi berkembang menjadi krisis yang lebih dalam.
Menurutnya, segala langkah diplomatik harus ditempuh untuk menahan laju eskalasi yang dapat memperluas konflik di kawasan yang telah lama berada dalam ketegangan geopolitik.
“Untuk itu, saya menyerukan kepada semua negara anggota agar secara ketat mematuhi kewajiban berdasarkan hukum internasional, termasuk Piagam PBB,” ujarnya.
Ia turut menekankan pentingnya perlindungan warga sipil serta keselamatan fasilitas nuklir sesuai ketentuan hukum humaniter internasional.
“Mari bertindak secara bertanggung jawab dan bersama-sama untuk menarik kawasan ini, dan dunia kita, menjauh dari jurang konflik,” katanya.
Sebelumnya, Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang dilaporkan menimbulkan puluhan korban sipil. Iran kemudian merespons dengan menembakkan rudal ke wilayah Israel serta menargetkan instalasi militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, memperbesar risiko konflik terbuka yang berdampak luas terhadap keamanan regional dan global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Janice Tjen hadapi Caijsa Wilda Hennemann di babak pertama WTA 250 Rabat 2026 dengan status unggulan pertama turnamen.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.
Pemkot dan DPRD Kota Jogja mengalihkan kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mendongkrak UMKM dan promosi pariwisata.
Samsung luncurkan HP refurbished Certified Re-Newed di India, Galaxy S25 Ultra bisa lebih murah hingga selisih jutaan rupiah.
Warga Sitimulyo Bantul datangi rumah lurah usai ucapan dinilai menyinggung dukuh saat kerja bakti pohon jati.