Advertisement
Covid-19 di Eropa, WHO: Kematian Bisa Lampaui 2,2 Juta pada Maret 2022
Pemerintah Austria menerapkan lockdown total untuk mengurangi laju gelombang keempat Covid-19 - BBC
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan total kematian akibat Covid-19 di seluruh Eropa kemungkinan akan melebihi angka 2 juta pada Maret 2022. Dengan angka tersebut, pandemi telah menjadi penyebab kematian nomor satu di kawasan tersebut.
WHO menyebut kematian yang dilaporkan telah meningkat menjadi hampir 4.200 per hari atau dua kali lipat dari jumlah yang tercatat pada bulan September, sedangkan kematian kumulatif yang dilaporkan di wilayah tersebut, termasuk Inggris, telah melampaui 1,5 juta.
Advertisement
Menggambarkan situasinya sebagai "sangat serius", WHO mengatakan pihaknya memperkirakan terjadi "tekanan tinggi atau ekstrem" di rumah sakit karena kekurangan tempat tidur di 25 dari 53 negara di kawasan itu. Unit perawatan intensif di 49 negara akan mengalami tekanan yang sama.
Dari tren kenaikan kasus Covid-19 saat ini, WHO memprediksi jumlah kematian kumulatif di kawasan itu akan melampaui 2,2 juta pada 1 Maret 2022.
Austria minggu ini menjadi negara Eropa barat pertama yang kembali menerapkan penguncian (lockdown) sejak inokulasi dimulai awal tahun ini.
Peningkatan kasus didorong oleh varian Delta yang sangat menular yang sekarang dominan di seluruh wilayah, menurut WHO seperti dikutip TheGuardian.com, Rabu (24/11).
WHO mengungkapkan sebagian masyarakat masih ragu dengan vaksinasi dan pelonggaran juga menjadi salah satu penyebab meluasnya kembali paparan Covid-19.
Dengan semakin banyak orang berkumpul di dalam ruangan dalam cuaca akhir musim gugur yang lebih dingin dan tingkat vaksinasi yang rendah maka kemanjuran vaksin terhadap bentuk penyakit yang parah berkurang. Mereka rentan rentan terhadap virus, menurut WHO.
"Penting bagi semua negara untuk mengadopsi pendekatan vaksin plus. Hal itu menunjukkan dosis standar vaksin saja tidak cukup sehingga perlu booster," kata Direktur Regional WHO untuk Eropa, Hans Kluge dikutip dari TheGuardian, Rabu (24/11/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
Advertisement
Jadwal KA Bandara YIA 15 Maret 2026: Rute Tugu-YIA dari Pagi
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- 6 Rekomendasi Aplikasi Investasi Saham Terbaik 2026
- KPK Larang Penggunaan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran 2026
- Jadwal Kereta Bandara YIA 14 Maret 2026, Tugu-Bandara
- Daftar Rute Trans Jogja Terbaru dan Tarifnya di DIY
- Jadwal SIM Keliling Bantul 14 Maret 2026 dan Biaya Perpanjangan
- Jadwal Bus DAMRI Bandara YIA 14 Maret 2026, Tarif Rp80.000
- Jadwal SIM Keliling Jogja Maret 2026, Ini Lokasi dan Biayanya
Advertisement
Advertisement







