Kapolres Magelang: Jika Terjadi Gelombang Ketiga Covid-19, Upaya 2 Tahun Sia-sia

Polres Magelang melakukan gelar pasukan Operasi Zebra Candi 2021, Senin (15/11/2021). - Ist/dok
15 November 2021 18:07 WIB Nina Atmasari News Share :

Harianjogja.com, MAGELANG- Polres Magelang melakukan gelar pasukan Operasi Zebra Candi 2021, Senin (15/11/2021). Operasi ini akan berlangsung sampai 28 November 2021.

Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Candi 2021 tersebut dipimpin oleh Kapolres Magelang AKBP Mochamad Sajarod Zakun, diikuti oleh Personil Polres Magelang, TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kabupaten Magelang.

Tema operasi kali ini adalah melalui Operasi Zebra Candi 2021, Kita Wujudkan Kamseltibcar yang Mantap serta Mencegah Penyebaran Covid 19 dengan Meningkatkan Disiplin Masyarakat dalam Menggunakan Protokol Kesehatan.

Baca juga: Covid-19 di DIY 15 November Dilaporkan Hanya 10 Kasus, Terbanyak Gunungkidul

Kapolres mengatakan Operasi Zebra Candi 2021 kali ini bertujuan menciptakan Kamseltibcarlantas di wilayah Kabupaten Magelang.

“Hal ini juga dalam rangka mengantisipasi liburan Natal dan Tahun Baru 2022 yang mana sudah sesuai dari instruksi pemerintah dimana liburan itu ditiadakan. Namun kami tetap akan mengamankan kegiatan tersebut mengingat antusias masyarakat menjelas libur Natal dan Tahun Baru cukup tinggi,” katanya.

Menurutnya, perlu diantisipasi terkait terjadinya gangguan kamtibmas salah satunya pelanggaran oleh kendaraan bermotor, terjadinya laka lantas dan sebagainya.

“Dan juga ini dapat berimplikasi terjadi lonjakan kasus Covid-19. Hal ini yang harus kita cegah jangan sampai terjadi gelombang ketiga, karena jika terjadi lonjakan maka pekerjaan kita akan semakin berat, capek dan sia-sia apa yang sudah kita lakukan selama dua tahun ini jika tidak ada langkah antisipasi sejak awal,” imbuhnya.

Baca juga: Pertama di Dunia, Austria Lockdown Warga yang Tidak Vaksin Covid-19

Kapolres juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara preventif, represif serta humanis. Harapannya agar tidak terjadi pelanggaran, khususnya bagi pengendara kendaraan bermotor dan juga bagi petugas yang melaksanakan operasi tersebut.

“Karena beberapa waktu yang lalu banyak terekspose banyak terjadi pelanggaran lalu lintas, dan hal ini untuk meminimalisir juga dalam rangka tugas di lapangan jangan sampai terjadi pelanggaran. Oleh karena dilakukan secara humanis,” ujarnya.

Sementara itu untuk titik-titik Operasi Zebra Candi 2021 salah satunya termasuk beberapa objek wisata menjadi fokus. Tidak hanya di Candi Borobudur, namun objek wisata lainnya yang saat ini sedang booming atau trending yang mana masyarakat banyak menikmati, maka perlu diantisipasi.

“Karena wisatawan datang dari rumah menuju lokasi tersebut menggunakan kendaraan bermotor, itu juga perlu kita antisipasi. Karena dalam kegiatan ini juga dalam rangka membatasi kegiatan atau pergerakan masyarakat. Untuk antisipasi lonjakan kasus Covid-19,” terangnya.

Kapolres juga mengungkapkan untuk daerah potensi terjadi kecelakaan di wilayah kabupaten Magelang, berdasarkan data yang ada itu ada di sekitaran wilayah Secang, di sana angka kecelakaan cukup tinggi sehingga perlu diantisipasi.

“Dan juga wilayah Mertoyudan dan Muntilan karena jalur penghubung antar kabupaten dan provinsi karena menuju wilayah Yogyakarta,” ungkapnya.

Khusus untuk di Krincing Secang, Kapolres mengaku pihaknya sudah mengecek lokasi bersama stakeholder terkait.

“Karena kecelakaan faktornya bukan hanya karena pengemudi, kondisi kendaraan juga karena situasi di lapangan. Itu perlu dilakukan pengkajian untuk antisipasi kecelakaan selanjutnya,” pungkasnya. (Nina Atmasari)