Zelenskyy Tuding Rusia Akan Datangkan 30.000 Tentara Korea Utara
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuding Rusia berencana mendatangkan 30.000 tentara Korea Utara dan menambah kerja sama militer dengan Pyongyang.
Diskusi penghayat kepercayaan. /Ist
Harianjogja.com, JAKARTA--Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat, Ditjen Kebudayaan, Kemendikbudristek berupaya memperkuat organisasi penghayat kepercayaan. Kemendikbud menemukan indikasi terjadinya penurunan jumlah organisasi penghayat kepercayaan di Indonesia.
Penguatan kali ini menyasar organisasi penghayat kepercayaan Palang Putih Urip Nusantara, Kejawen Urip Sejati di Onggosoro, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (9/11/2021). Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Kemendikbudristek Sjamsul Hadi menjelaskan penguatan pelu dilakukan karena ia menemukan adanya penurunan jumlah organisasi penghayat kepercayaan.
BACA JUGA : Penghayat Kepercayaan Sebut Pancasila Belum Menjadi
Penyebab penurunan tersebut sangat beragam. Antara lain masih dikelola secara natural dan apa adanya, selain itu tanpa sistem pengorganisasian yang solid, tidak ada regenerasi kepemimpinan. Kemuidan mereka semata-mata bertumpu pada figur, serta kurangnya sarana dan prasarana.
“Lemahnya pengorganisasian berdampak pada kiprah dan peran organisasi Kepercayaan di tengah masyarakat. Sebagai organisasi yang berbasis pada nilai-nilai kebaikan yang bersumber dari ajaran leluhur, sejatinya dapat berkontribusi atau berperan dalam kehidupan masyarakat melalui aktualisasi nilai-nilai Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa,” kata Sjamsul dalam rilisnya, Selasa (9/11/2021).
Ia mengatakan dalam kegiatan penguatan itu digelar pula dialog dengan para penghayat kepercayaan. Hal itu untuk mendengar masukan dan masalah yang dialaminya terutama dalam bermasyarakat. Sjamsul memastikan pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap aktivitas para penghayat kepercayaan terutama organisasi Palang Putih Nusantara Kejawen Urip Sejati.
BACA JUGA : Stigma, Alasan Banyak Penghayat Kepercayaan Enggan
“Kami mendorong semua program yang ada khususnya kegiatan pemberdayaan pemuda dan perempuan penghayat. Mengenal dan menerapkan kembali unggah ungguh dan tata krama,” katanya.
Sjamsul menegaskan penghayat kepercayaan merupakan bagian integral dari bangsa Indonesia. Selain turut memberikan kontribusi dalam pembentukan negara, dinamika sosialnya juga mewarnai kemajemukan yang jadi kekayaaan budaya Indonesia. “Pelestari budaya spiritual bangsa, ekspresi spiritualitas Penghayat Kepercayaan ini dijamin oleh konstitusi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuding Rusia berencana mendatangkan 30.000 tentara Korea Utara dan menambah kerja sama militer dengan Pyongyang.
Bajaj akan meluncurkan motor listrik terbarunya ke pasar ekspor lebih dulu sebelum India. Amerika Latin dipilih sebagai target utama karena permintaan kendaraan
Asita DIY menilai tren wisata multi-destinasi menjadi peluang besar bagi Yogyakarta untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan, memperkuat ekonomi lokal, dan men
Harga Bright Gas resmi turun di DIY dan Pulau Jawa. Bright Gas 12 kg kini Rp220.000 dan 5,5 kg Rp103.000 per tabung mulai Juli 2026.
PT Importa Jaya Abadi membidik ekspansi ke pasar Asia Tenggara setelah memperkuat dominasinya di pasar domestik.
Profil Perry Warjiyo, ekonom asal UGM yang mengabdi sekitar 42 tahun di Bank Indonesia dan dikenal sebagai penggagas transformasi pembayaran digital melalui QRI