Rencana Ujicoba Pembukaan Wisata Candi Borobudur, Polres Magelang Antisipasi Klaster Baru

Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun. - Ist/dok Polres Magelang
13 September 2021 21:47 WIB Nina Atmasari News Share :

Harianjogja.com, MAGELANG- Munculnya rencana ujicoba pembukaan wisata di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ditindaklanjuti oleh Kepolisian Resor (Polres) Magelang.

Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun mengungkapkan sebentar lagi berbagai destinasi wisata akan dibuka kembali untuk dikunjungi. Sebagaimana informasi dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, di wilayah ini, ada salah satu bjek wisata Candi Borobudur yang akan dibuka kembali.

Untuk itu, Sajarod meminta para Kapolsek untuk pemasangan spanduk imbauan penggunaan masker yang memuat foto Presiden RI agar dikoordinasikan dengan instansi ataupun perusahaan sehingga mereka juga ikut melakukan pemasangan imbauan tersebut.

Baca juga: Susah Sinyal Jadi Kendala Uji Coba Pembukaan Objek Wisata di Bantul

“Kepada para Kapolsek, imbauan itu untuk segera ditindaklanjuti. Karena kalau bukan kita siapa lagi yang mengingatkan. Kalau bukan sekarang, kapan lagi,” katanya, saat mengambil Apel Jam Pimpinan, di Mapolres Magelang, Senin (13/09/2021).

Ia mengatakan pembukaan wisata ini otomatis akan mendatangkan wisatawan, baik itu dalam negeri maupun luar negeri. Karenanya, ia meminta agar jajarannya melakukan antisipasi agar aktivitas masyarakat ini tidak menimbulkan klaster baru. “Hal ini perlu kita antisipasi sehingga jangan sampai terjadi klaster baru klaster Candi Borobudur,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Kapolres juga mengingatkan terkait tugas-tugas anggota Polri yang melayani masyarakat dan menciptakan kodisi kamtibmas yang kondusif, seorang anggota Polri harus menjadi teladan bagi orang-orang di sekitarnya dan masyarakat pada umumnya.

Baca juga: Polda Jateng Usut Pencemaran Limbah Ciu Bengawan Solo, Ini Temuannya

Untuk itu, di masa pandemi ini ada keharusan mentati protokol kesehatan terhadap siapa pun, maka seorang anggota Polri harus memberi contoh. Termasuk disiplin memakai masker di setiap melaksanakan tugas dan kegiatan.

“Saya mengingatkan kepada diri saya sendiri dan kepada rekan-rekan untuk mentaati protokol kesehatan, salah satunya yakni penggunaan masker. Menggunakan  masker yang betul adalah menutupi hidung bukan untuk menutupi dagu maupun menutupi dahi,” tegasnya.

Sajarod mengingatkan saat ini sudah muncul virus Corona varian baru. Sehingga semua secara bersama-sama mengantisipasi dan mencegah penyebarannya. Disiplin protokol kesehatan menjadi hal yang harus dikedepankan.

“Setiap ada kegiatan apel tolong gunaan masker yang benar. Silakan pakai masker berlapis dengan masker berlogo TNI-Polri berada di luar,” tambahnya. (Nina Atmasari)