Jadwal DAMRI YIA ke Jogja Rabu 20 Mei, Tarif Rp80.000
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA--Pakar imunisasi mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pilih-pilih merek vaksin. Karena semua merek vaksin hakekatnya sama baiknya. Selain itu melakukan vaksinasi adalah jalan terbaik untuk menghindari penularan COVID-19 yang semakin cepat dan berbahaya.
Pakar Imunisasi Elizabeth Jane Soepardi menjelaskan saat ini ketersediaan stok vaksin di dunia semakin terbatas. Selain itu, mutasi virus COVID-19 yang menghadirkan beragam varian baru juga semakin berbahaya untuk masyarakat. Oleh karena itu, dia mengajak masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi.
BACA JUGA : Vaksinasi Covid-19 di Kota Jogja Bakal Menyasar ke Kampung-Kampung
“Semakin ganas virus melalui variannya, maka pemerintah akan lebih mudah mengalahkannya dengan menggunakan vaksin dari berbagai platform, misalnya Sinovac, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna dan Pfizer,” ujar Jane dalam rilis yang dikirim Bidang Komunikasi KPC-PEN, Jumat (20/8/2021).
Ia mengatakan adanya tren positif minat masyarakat semakin tinggi untuk divaksin ini sangat perlu dipertahankan. Karena berdasarkan data, COVID-19 akan memberi dampak lebih mematikan kepada pasien yang belum menerima vaksinasi. “Kasus yang sakit dan meninggal sebagian besar dari yang belum divaksinasi," tegas Doktor Bidang Penelitian Pelayanan Kesehatan dari Erasmus University, Netherland ini.
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Profesor Soedjatmiko turut mengingatkan pentingnya vaksinasi untuk menghindari bahaya COVID-19. Berdasarkan data, COVID-19 sudah merenggut lebih dari 120.000 nyawa di Indonesia. Di seluruh dunia, semua orang saat ini sedang berebut untuk mendapatkan vaksinasi. Semakin banyak masyarakat dunia yang kini memahami dan meyakini manfaat vaksin untuk menghindarkan mereka dari COVID-19.
BACA JUGA : Vaksinasi Difabel Dilakukan dengan Jemput Bola
“Sudah banyak anak Indonesia kehilangan orang tua akibat virus ini. Orang tua yang tidak mau divaksinasi, berarti tidak sayang kepada anak-anak dan keluarganya, karena membiarkan anak dan keluarganya lebih mudah diserang virus Corona,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Permintaan pisau kurban dan kapak sembelih di Kulonprogo melonjak hingga 100 persen menjelang Iduladha 2026.
9 WNI peserta flotilla Gaza ditangkap Israel. Kemlu RI bergerak cepat menempuh jalur diplomatik dan perlindungan kekonsuleran.
BPKAD Kota Jogja mengimbau warga membayar pajak daerah lewat virtual account agar lebih aman dan terhindar dari modus penipuan.