Daratan Baru Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Benarkah Cucu Krakatau? Ini Kata Pakar
Pakar geologi Daryono menjelaskan daratan baru di sekitar Anak Krakatau bukan gunung api baru, melainkan akumulasi material vulkanik.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA--Pakar imunisasi mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pilih-pilih merek vaksin. Karena semua merek vaksin hakekatnya sama baiknya. Selain itu melakukan vaksinasi adalah jalan terbaik untuk menghindari penularan COVID-19 yang semakin cepat dan berbahaya.
Pakar Imunisasi Elizabeth Jane Soepardi menjelaskan saat ini ketersediaan stok vaksin di dunia semakin terbatas. Selain itu, mutasi virus COVID-19 yang menghadirkan beragam varian baru juga semakin berbahaya untuk masyarakat. Oleh karena itu, dia mengajak masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi.
BACA JUGA : Vaksinasi Covid-19 di Kota Jogja Bakal Menyasar ke Kampung-Kampung
“Semakin ganas virus melalui variannya, maka pemerintah akan lebih mudah mengalahkannya dengan menggunakan vaksin dari berbagai platform, misalnya Sinovac, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna dan Pfizer,” ujar Jane dalam rilis yang dikirim Bidang Komunikasi KPC-PEN, Jumat (20/8/2021).
Ia mengatakan adanya tren positif minat masyarakat semakin tinggi untuk divaksin ini sangat perlu dipertahankan. Karena berdasarkan data, COVID-19 akan memberi dampak lebih mematikan kepada pasien yang belum menerima vaksinasi. “Kasus yang sakit dan meninggal sebagian besar dari yang belum divaksinasi," tegas Doktor Bidang Penelitian Pelayanan Kesehatan dari Erasmus University, Netherland ini.
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Profesor Soedjatmiko turut mengingatkan pentingnya vaksinasi untuk menghindari bahaya COVID-19. Berdasarkan data, COVID-19 sudah merenggut lebih dari 120.000 nyawa di Indonesia. Di seluruh dunia, semua orang saat ini sedang berebut untuk mendapatkan vaksinasi. Semakin banyak masyarakat dunia yang kini memahami dan meyakini manfaat vaksin untuk menghindarkan mereka dari COVID-19.
BACA JUGA : Vaksinasi Difabel Dilakukan dengan Jemput Bola
“Sudah banyak anak Indonesia kehilangan orang tua akibat virus ini. Orang tua yang tidak mau divaksinasi, berarti tidak sayang kepada anak-anak dan keluarganya, karena membiarkan anak dan keluarganya lebih mudah diserang virus Corona,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar geologi Daryono menjelaskan daratan baru di sekitar Anak Krakatau bukan gunung api baru, melainkan akumulasi material vulkanik.
MotoGP 2027 digelar dalam 22 seri. Mandalika menjadi seri ke-20 pada 29-31 Oktober, disusul Adelaide dan Valencia.
Harvest Moon 26 September 2026 bukan pemicu gempa, tsunami, atau letusan gunung api. Daryono menjelaskan kaitannya dengan pasang laut dan rob.
Tiga dari empat wakil Indonesia di nomor tunggal badminton Asian Games 2026 lolos ke 16 besar. Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Putri KW menang.
Daftar HP Huawei yang mendapat HarmonyOS 7 pada 2026. Ada Mate 80, Mate 70, Pura 90, Nova 16 hingga Mate X7. Cek jadwal dan fitur barunya.
John Herdman mengungkap tekanan yang dirasakannya menjelang Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Simak komentar dan persiapan Garuda.