Advertisement
Eks Menkes Siti Fadilah 'Ngotot' Pakai Vaksin Nusantara, Ini Alasannya

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari tidak bisa menerima vaksin konvensional. Dalam wawancara dengan Karni Ilyas yang dipublikasikan akun youtube Karni Ilyas Club, Siti mengatakan bahwa anak-anaknya sudah mendapatkan vaksin Sinovac. Selain itu, sebagai seorang dokter, dia bisa mendapatkan vaksin Moderna.
Akan tetapi, Siti mengaku tidak akan menggunakan vaksin-vaksin tersebut karena dia memiliki komorbit atau penyakit bawaan.
Advertisement
“Saya tidak bisa divaksin konvensional karena punya komorbit. Jadi harus pakai vaksin Nusantara,” ujarnya sebagaimana dikutip, Sabtu (7/8/2021).
Untuk menjaga imunitasnya, Siti mengaku mengkonsumsi vitamin D3 500 gram. Dia mengaku belum pernah melihat suplemen vitamin D3 1000 miligram yang dikonsumsi oleh Karni Ilyas.
Berbicara tentang penanganan Covid-19, menurutnya, pemerintah tidak malakukan identifikasi secara tepat. Selama ini menurutnya pemerintah hanya memfokuskan diri pada pembatasan kerumunan atau mobilitas masyarakat.
“Sejak Maret 2020, sudah berapa kali lockdown, PSBB, PPKM, mikro, PPKM darurat. Tujuan cuma satu hilangkan kerumanan. Kalau tujuan batasi human contact, sudah dapat. Sudah dapat batasi pergerakan tapi kasus masih tinggi. Artinya PPKM ternyata bukan jalan keluar yang baik ketika terjadi ledakan,” tuturnya.
Menurutnya, yang harus di ketahui oleh pemerintah adalah penyebab terjadinya ledakan penderita serta berani melakukan penelitian secara detail tentang karakteristik virus tersebut sehingga Pemerintah jangan menggunakan asumsi semata.
“Kenapa outbreak muncul setelah vaksin capai 13 juta. Apakah vaksinasi kurang banyak, atau setelah vaksinasi ada sesuatu yang terjadi. Ada penelitian yang menunjukkan vaksin ada side effect untuk mutasi dan keganasan virus itu sendiri,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tabrakan Kereta di India Tewaskan 200 Orang Lebih
- Harga Emas di Pegadaian, Sabtu (3/6/2023) Naik
- Bambang Sukmonohadi, Ayah Mertua Puan Maharani Meninggal Dunia
- Polri Dalami Unsur Keonaran dari Laporan Terhadap Denny Indrayana
- Profil Bambang Sukmonohadi, Ayah Mertua Puan Maharani dan Mantan Pemilik Saham PSS Sleman yang Meninggal Dunia
- 69 Narapidana di Jateng Dapat Remisi Hari Raya Waisak
- Kecelakaan Kereta di Odisha, India Terbanyak Memakan Jiwa
Advertisement
Advertisement