Advertisement

Update Vaksinasi: 22,2 Juta Warga RI Telah Divaksin Lengkap

Newswire
Kamis, 05 Agustus 2021 - 23:17 WIB
Bhekti Suryani
Update Vaksinasi: 22,2 Juta Warga RI Telah Divaksin Lengkap Menteri Kesehatan RI Budi Sadikin Gunadi menunjukkan vaksin AstraZeneca di Surabaya, Selasa (23/03/2021). - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Jumlah warga Indonesia yang telah dua kali mendapat suntikan vaksin Covid-19 atau sudah menjalani vaksin lengkap mencapai 22,2 juta lebih, menurut data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 hingga Kamis pukul 12.00 WIB.

Mengutip Antara, Kamis (5/8/2021), data Satuan Tugas menunjukkan jumlah penduduk yang telah selesai menjalani vaksinasi Covid-19 bertambah 245.013 orang menjadi seluruhnya 22.210.379 orang.

Sementara itu, jumlah warga yang sudah mendapat suntikan vaksin dosis pertama tercatat bertambah 348.858 menjadi total 48.834.123 orang.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Pemerintah berencana melakukan vaksinasi Covid-19 pada 208.265.720 juta warga guna mewujudkan kekebalan komunal terhadap penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus corona tipe SARS-CoV-2 ini.

BACA JUGA: Mudah, Begini Cara Membersihkan Sedotan Reusable Berbahan Stainless Steel

Saat ini jumlah warga yang mendapat suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 baru 23,45 persen dari total sasaran dan warga yang sudah selesai menjalani vaksinasi lengkap baru mencapai 10,66 persen dari seluruh target vaksinasi.

Pemerintah berupaya mempercepat peningkatan cakupan vaksinasi Covid-19 dengan menyediakan lebih banyak fasilitas pelayanan vaksinasi, termasuk di antaranya menyediakan pelayanan vaksinasi keliling, fasilitas lantatur vaksinasi dan fasilitas pelayanan vaksinasi terapung.

Secara terpisah, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Siti Nadia Tarmizi menjelaskan bagaimana cara warga yang belum memiliki nomor induk kependudukan (NIK) atau kartu tanda penduduk untuk dapat melakukan vaksinasi, yaitu dengan mendatangi sentra vaksinasi.

"Sekarang sudah kami fasilitasi, artinya pelaksanaan vaksin itu dilakukan bersamaan dengan dinas kependudukan dan catatan sipil (dukcapil). Jadi, pada saat warga akan mendapatkan vaksin, silahkan datang ke sentra vaksinasi, kalau memang belum memiliki NIK akan dibuatkan," kata Nadia, dalam diskusi virtual Forum Merdeka Barat 9, dipantau dari Jakarta, Kamis.

Advertisement

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Update Stok Darah di DIY 30 September 2022

Jogja
| Jum'at, 30 September 2022, 12:07 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement