Advertisement

Produsen Vaksin Covid-19 Pfizer dan AstraZeneca Banjir Duit Triliunan Rupiah

Newswire
Jum'at, 30 Juli 2021 - 10:17 WIB
Sunartono
Produsen Vaksin Covid-19 Pfizer dan AstraZeneca Banjir Duit Triliunan Rupiah Petugas medis menyuntikkan vaksin COVID-19 "Comirnaty" Pfizer-BioNTech di pusat vaksinasi Paris, Prancis (12/5/2021)./Antara - Reuters/Gonzalo Fuentes

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Perusahaan farmasi Pfizer dan AstraZeneca berhasil mengantongi pendapatan triliunan rupiah dari penjualan vaksin Covid-19. Sepanjang kuartal kedua 2021, Pfizer telah membukukan penjualan sebesar US$7,8 miliar atau senilai Rp112,3 triliun (dengan kurs Rp 14.400).

Penjualan vaksin Covid-19 menyumbang kenaikan laba perusahaan hingga 59 persen menjadi US$ 5,6 miliar atau setara Rp 81,1 triliun pada periode yang sama. "Kuartal kedua ini luar biasa," kata CEO Pfizer Albert Bourla, dikutip dari tempo.co, Kamis (29/7/2021).

BACA JUGA : Kadin DIY Pastikan Tidak Ada Biaya Vaksinasi untuk Pekerja

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Total pendapatan Pfizer pada kuartal II/2021 senilai US$18,9 miliar. Jumlah ini naik 92 persen dibandingkan kuartal II/2020.

Setali tiga uang dengan AstraZeneca. Penjualan vaksin covid-19 buatan AstraZeneca meningkat lebih dari tiga kali lipat menjadi US$894 juta pada kuartal II/2021. Total pendapatan AstraZeneca naik 31 persen menjadi US$8,22 miliar sepanjang tiga bulan terakhir dibandingkan kuartal kedua tahun lalu.

"Pertumbuhan AstraZeneca berkat kinerja yang kuat di semua bidang terutama onkologi, cardiovascular, renal and metabolisme atau CVRM, dan pernapasan. Hasilnya kami telah membukukan kenaikan pendapatan dan melanjutkan investasi kami di riset dan pengembangan," kata CEO perusahaan Pascal Soriot.

Pfizer dan AstraZeneca adalah dua vaksin Covid-19 yang berbasis mRNA yang diklaim lebih efektif melawan virus dibandingkan vaksin yang dari virus yang dilemahkan.

BACA JUGA : Percepat Vaksinasi, DIY Minta Tambahan Vaksin Covid-19 dari Pusat

Berdasarkan  hasil penelitian di Korea Selatan, campuran vaksin AstraZeneca pada suntikan pertama dan Pfizer untuk suntikan kedua mampu meningkatkan antibodi hingga enam kali lipat melawan Covid-19. Penelitian yang dilakukan di Korea Selatan membandingkan dengan suntikan dua kali dengan vaksin AstraZeneca.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Berinvestasi Kripto Disarankan Pilih Platform Terdaftar di Bappebti

Jogja
| Kamis, 29 September 2022, 07:37 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement