BMKG: Gempa Magnitudo 7,8 di Alaska Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Foto ilustrasi. - Antara Foto
30 Juli 2021 00:27 WIB Sunartono News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Gempa dengan kekuatan magnitude 7,8 yang terjadi di Pantai Alaska pada Kamis (29/7/2021) pukul 13.15 WIB. BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno dalam rilisnya menjelaskan hasil info pendahuluan BMKG menunjukkan gempabumi ini berkekuatan M=7,8 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi Mw=8,1. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 55,77° LU dan 157,97° BB, atau tepatnya berlokasi di Alaska Peninsula, Amerika Utara pada kedalaman 10 km.

BACA JUGA : Gempa Jogja, BMKG: Bukan Megathrust

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas pada lempeng Alaska,” katanya, Kamis (29/7/2021).

Hasil analisis mekanisme, kata dia, sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault). “Berdasarkan hasil pemodelan tsunami, gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia, sehingga BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini tsunami,” katanya.

BACA JUGA : Begini Cerita Tim UGM Ciptakan Sistem Deteksi Gempa Tiga

Ia mengatakan gempa susulan terjadi beberapa kali hingga Kamis pukul 16.00 WIB, di antaranya dengan magnitudo 6,3; magnitudo 5,8 dan magnitudo 4,9. “Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” katanya.