Vaksinasi Door to Door Menyasar Warga di Zona Merah

Pelaksanaan vaksinasi door to door menyasar kawasan zona merah. - Ist.
25 Juli 2021 13:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Vaksinasi  dengan sistem door to door yang digelar oleh Badan Intelijen Negara (BIN) menyasar warga di kawasan zona merah Covid-19. Selain melakukan vaksinasi, peserta juga diberikan bantuan sosial berupa sembako.

Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan menegaskan, kegiatan vaksinasi door to door ini terus dilakukan atas perintah Presiden Jokowi, setelah sebelumnya para guru-guru divaksin. Program vaksinasi ini dilandaskan pada pendekatan ilmiah, kemanjuran dan keamanan telah melewati berbagai jenis uji. Oleh karena itu diharapkan mampu memutus mata rantai penularan, memperkecil risiko klaster keluarga, dan mengurangi risiko fatal atau kematian jika terinfeksi Covid-19.

BACA JUGA : Vaksinasi Covid-19 di Zona Merah Jawa Tengah Dipercepat 

“Vaksin ini penting, jadi diharapkan masyarakat Indonesia jangan termakan ucapan-ucapan yang muncul di medsos dari beberapa orang yang sangat menyesatkan. Virus Covid-19 ini nyata. Sudah memakan korban banyak.  Bukan hanya di Indonesia, semua negara mengalami ini. Semua harus pro aktif untuk di vaksin. Dengan vaksinasi minimal tercegah dari kematian dan kemungkinan bisa sembuh,” katanya Minggu (25/7/2021).

Pada Minggu (25/7/2021) ini sebanyak 15.000 dosis vaksin dan 15.000 bansos serta vitamin yang diberikan BIN secara door to door berlangsung di tujuh provinsi secara serentak. Selain di Cianjur Jawa Barat, kegiatan ini juga berlangsung di Banten, Jateng, Riau, Kaltim, Sulsel dan Jatim.

“Total 15.000 vaksin dan 15.000 bantuan sosial disebarkan langsung kepada warga serta pelajar setingkat SMP dan SMA. Sedangkan khusus wilayah Cianjur, vaksinasi diberikan kepada siswa pelajar tingkat MTS dan MA di Yayasan Madrasah Tanwiriyyah juga sekaligus untuk  vaksin dan bansos diberikan secara door to door kepada warga Cianjur,” ujarnya.

BACA JUGA : Bantu Ketercapaian Herd Immunity di Akhir 2021

Ia menambahkan wilayah tersebut disasar karena termasuk zona merah dengan harapan vaksinasi dapat menyelamatkan warga dan memberikan kemanfaatan dari sisi kesehatan. “Sasaran kami di wilayah zona merah Covid-19 dengan harapan dapat menyelamatkan mereka dari Covid-19,” katanya.