Studi LSI: 84,9 Persen Masyarakat Indonesia Bersedia Divaksin

50 Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menerima vaksinasi dosis ketiga atau booster menggunakan vaksin Moderna - Twitter Kemenkes RI
20 Juli 2021 15:47 WIB Mutiara Nabila News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Berdasarkan hasil riset yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI), bahwa 84, persen masyarakat Indonesia setuju terhadap program vaksinasi Covid-19. Menanggapi hasil survei tersebut, KPCPEN melihat hal itu adalah positif.

“Ini bagus sekali, pada saat sedang tingginya lonjakan kasus Covid-19, 84,9 persen masyarakat Indonesia setuju terhadap program vaksinasi Covid-19," terang Arya Sinulingga, Koordinator Komunikasi Publik Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) melaluisiaran pers, dikutip Selasa (20/7/2021).

BACA JUGA : Kota Jogja Gencarkan Vaksinasi untuk Pelajar

Adapun, sebanyak 68,6 persen masyarakat percaya bahwa vaksin dapat mencegah penularan Covid-19. Arya menjelaskan, bahwa kepercayaan publik merupakan hal penting, karena peran serta dan partisipasi publik jadi salah satu elemen penentu sukses-tidaknya penanganan pandemi. 

Vaksin Covid-19 yang saat ini sudah disuntikkan lebih dari 50 juta dosis, tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga jika ada orang yang tertular virus tersebut, diharapkan tidak mengalami sakit berat. 

“Untuk mencegah agar kita tidak tertular virus Covid-19 adalah dengan disiplin protokol kesehatan, sering mencuci tangan, memakai masker rangkap, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas,“ terang Arya.

Sebelumnya, pada kesempatan berbeda Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga menegaskan, bahwa vaksin yang digunakan di Indonesia juga masih mampu melawan varian virus yang beredar.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun