Advertisement
PBNU Sebut Covid-19 Ingatkan Pemerintah Agar Bikin Kebijakan Adil
Nahdlatul Ulama (NU). - commons.wikimedia.org
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menyampaikan adanya wabah Covid-19 menjadi pengingat bagi seluruh perangkat pemerintah baik di Indonesia maupun di dunia untuk bisa lebih adil.
Dalam acara doa bersama untuk keselamatan bangsa dari wabah yang digelar secara daring oleh PBNU pada Minggu (18/7/2021) malam, Ketua PBNU Robikin Emhas mengatakan munculnya wabah Covid-19 pastinya memiliki maksud dan tujuan yang diberikan oleh Sang Pencipta.
Advertisement
Menurut dia, pandemi Covid-19 perlu disadari oleh seluruh perangkat pemerintahan dan pengelola negara di seluruh dunia untuk bisa lebih bersikap adil.
BACA JUGA : NU DIY Siapkan Relawan untuk Pemulasaraan Jenazah
"Tidak mungkin Allah menciptakan mahluk tanpa maksud dan tujuan moga-moga khususnya pengelola negara, pengelola pemerintah termasuk dalam aspek global moga-moga menyadari apa maksud dan tujuan aadanya Covid-19, sehingga kebijakan negara, pengelolaan dunia bisa lebih adil, bisa lebih setara, bisa lebih bermartabat," katanya pada Minggu (18/7/2021).
Robikin menambahkan, pandemi Covid-19 juga memberikan pelajaran bagi seluruh umat manusia untuk bisa hidup lebih menguatkan prinsip hidup bergotong-royong di masyarakat.
Dia melanjukan bahwa mengatasi pandemi Covid-19 harus dilakukan secara bersama-sama. Untuk itu, wabah yang mulai merebak sejak 2019 itu kembali mengingatkan sifat manusia yang tidak bisa hidup sendiri.
"Semoga Covid-19 memberikan semuanya apakah warga NU, apakah umat Islam, apakah masyarakat yang lain itu, apakah bagian dari kekuatan sipil, negara, maupun kekuatan global untuk menyadari bahwa kita tidak bisa hidup sendiri-sendiri karena upaya untuk mengatasi pandemi juga harus dilakukan secara bersama-sama satu sama yang lain," ungkapnya.
BACA JUGA : NU dan Muhammadiyah Imbau Dana Kurban
Dalam acara tersebut, turut dilakukan tahlil dan selawat yang dibacakan oleh Kiyai Haji Misbahul Munir yang merupakan Wakil Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama dan dilanjutkan dengan acara tausiah dan doa yang dipimpin Kiyai Haji Muhammad Yusuf Chudlori.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Panjang Jalan Kabupaten Sleman 733,67 Km, 68 Persen Kondisi Baik
- Mudik Lebaran, Penumpang Terminal Kampung Rambutan Naik 100 Persen
- Konvoi Knalpot Brong di Joglo Solo, 16 Remaja Ditangkap
- Kulonprogo Terima DAK Rp3 Miliar untuk Operasional Program KB
- Prediksi Puncak Arus Mudik Tol Cipali di Cirebon 17 Maret 2026
- Lonjakan Pemudik KA di Solo Tembus 11.973 Orang
- Berkat 12 Kali Operasi Pasar Murah, Harga Pangan di Kulonprogo Stabil
Advertisement
Advertisement









