Arkeolog Temukan Batu Kuno Berukir Alat Kelamin Lelaki

Foto Ilustrasi arkeolog. - Ist/Suara.com.
18 Juli 2021 08:27 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, CATTERICK--Batu Romawi kuno berukir alat kelamin lelaki ditemukan bersama ribuan artefak saat penggalian di sekitar kota Catterick, Inggris.

Lingga (patung atau arca) berukuran 11 inci, engkap dengan garis ejakulasi, diyakini berasal dari awal pendudukan kerajaan kuno di Inggris, yang dimulai pada abad pertama Masehi.

BACA JUGA : Sering Ditemukan Fosil Purba, Arkeolog Usulkan Pendirian

Ini adalah di antara lebih dari 62.000 benda bersejarah yang digali selama lima tahun penggalian arkeologi yang dilakukan di sekitar kota Yorkshire Utara, yang didirikan oleh orang Romawi.

Harta karun lainnya termasuk kacang pistachio berusia 2.000 tahun, yang tertua yang pernah ditemukan di Inggris, serta tembikar, pembakar dupa, bros, dan karya seni yang mungkin dibawa dari Mediterania.

Lingga itu sendiri pertama kali digali pada 2014 dan pekerjaan penggalian selesai pada pada 2018. Analisis penuh dari semua objek baru saja diselesaikan oleh Northern Archaeological Associates.

emua barang, yang juga termasuk 2,8 ton tulang hewan dan 2,5 ton tembikar, sekarang akan disimpan di Museum Yorkshire di York.

BACA JUGA : Arkeolog Temukan Kota Firaun Kuno Berumur 3.400 Tahun

Secara keseluruhan, para ahli mengatakan, koleksi itu menawarkan salah satu wawasan paling signifikan tentang kehidupan di kota benteng Romawi yang pernah digali.

Jonathan Shipley, konsultan warisan utama AECOM, mengatakan hal itu akan sangat meningkatkan pemahaman kita tentang pengembangan situs.

Helen Maclean, juga dari AECOM, menambahkan bahwa penemuan ini menyelesaikan 17 tahun pekerjaan arkeologi dan rekayasa terpadu di A1.

"Ada beberapa penemuan fantastis selama pekerjaan arkeologi, yang telah sangat meningkatkan pengetahuan arkeologi kita," ujarnya dilansir laman Independent, Minggu (18/7/2021).

Penggalian di sepanjang A1 dianggap memiliki potensi khusus dalam hal penemuan bersejarah karena jalan modern sebagian mengikuti rute Romawi kuno antara York dan Tembok Hadrian.

Sumber : suara.com