Luhut Sarankan Pasien Covid-19 Gejala Ringan Isolasi Mandiri di Rumah

Luhut Pandjaitan - Janlika Putri
05 Juli 2021 10:17 WIB Janlika Putri Indah Sari News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Jumlah kasus baru Covid-19 di Tanah Air terus meningkat dan mencatatkan rekos setiap harinya. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan sarankan para pasien Covid-19 yang tidak terlalu parah untuk isolasi mandiri.

Karena jumlah pasien di fasilitas rumah sakit di Indonesia terus membludak, maka banyak pasien kritis yang telat dapat penanganan kesehatan.

"Layanan rumah sakit saat ini akan kami prioritaskan bagi para pasien Covid-19 yang kondisinya kritis dan parah. Bagi pasien yang tidak terlalu parah baiknya untuk lakukan isolasi mandiri di rumah," ujarnya secara virtual pada acara Layanan Telemedicine Bagi Pasien Isolasi Mandiri, Senin (5/7/2021).

Baca juga: Di Sleman, Anak Usia 12 Tahun ke Atas Mulai Didaftar untuk Vaksin Covid-19

Luhut juga mengatakan jika masyarakat tidak perlu cemas akan hal tersebut karena ada beberapa layanan telemedicine yang dimanfaatkan. Pemerintah telah bekerjasama dengan beberapa layanan kesehatan digital yang akan menjamin para pasien Covid-19 saat karantina di rumah.

Layanan konsultasi kesehatan virtual tersebut biasa digunakan kapapun dimanapun dan tanpa biaya.

Selain itu, akan ada distribusi obat dan juga vitamin yang akan dialokasikan bagi para pasein yang karantina di rumah. Secara gratis, obat tersebut akan diberikan menjadi satu pake sesuai dengan gejala pasien.

Baca juga: Taman Pintar Tutup di Tengah Tren Peningkatan Kunjungan

Langkah ini diambil karena untuk memudahkan masyarakat dalam menerima layanan kesehatan secara cepat dan tanpa antri. Dengan begitu, pasien yang tidak memiliki gejala berat tidak akan semakin parah karena cepat mendapat penanganan.

"Mohon pada seluruh masyarakat untuk tidak panik. Pemerintah saat ini telah siapkan yang terbaik untuk mengatasi situasi Covid-19 ini. Layanan telemedicine bisa digunakan dan membantu semuanya dengan baik ," tutupnya.

Sumber : Bisnis.com