Ganjar Jamin Stok Oksigen di Jateng Aman & Minta RS Tak Panik

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat mengunjungi Posko Gabungan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Kudus, Minggu (13/6/2021). - Istimewa
23 Juni 2021 06:57 WIB Edi Suwiknyo News Share :

Harianjogja.com, SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menegaskan stok oksigen di Jawa Tengah aman. Dia meminta seluruh rumah sakit rujukan Covid-19 di Jawa Tengah tak panik dengan isu ketersediaan oksigen itu.

“Stok sampai hari ini aman. Bahwa ada peningkatan iya, tapi stok masih cukup, tidak perlu panik. Saya minta rumah sakit jangan panik. Komunikasi saja dengan perusahaan penyedia oksigen, kalau tidak bisa laporkan ke kami biar kami langsung turun tangan,” kata Ganjar dilansir dari laman resmi Pemprov Jateng, Selasa (22/6/2021).

Ganjar mendapat laporan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang, jika Rumah Sakit Ken Saras kekurangan oksigen sampai hari ini. Ganjar pun langsung meminta Kadinkes Semarang menghubungi pihak rumah sakit.

Selang beberapa menit, Direktur Umum RS Ken Saras, Ajeg Tarius datang menemui Ganjar. Kepada Ganjar, Ajeg mengatakan, pihaknya kesulitan mendapatkan oksigen, dan pihak distributor yang sudah bekerja sama dengan rumah sakit sulit dihubungi. Ajeg menyebut distributor oksigennya SM.

“Sekarang telpon distributornya, tanya kenapa tidak bisa. Ini stoknya ada kok. Sekarang telpon,” perintah Ganjar.

Ajeg kemudian menelpon pihak SM yang biasa menyediakan oksigen di rumah sakitnya. Namun telpon itu tidak diangkat.

Ganjar kemudian menanyakan pada GM PT Samator Jateng, Julianto yang mendampinginya saat itu, apakah bisa rumah sakit mengambil langsung oksigen ke PT Samator tanpa melalui agen distributor.

“Bisa Pak, silahkan langsung ke Kaliwungu Kendal untuk mengambil di sana,” kata Julianto.

Ganjar pun meminta Ajeg untuk langsung mengambil oksigen ke PT Samator di Kendal. Ia juga memerintahkan Kepala Dinas ESDM Jateng, Sujarwanto untuk mengecek distributor oksigen SM, terkait keseriusannya dalam penyediaan oksigen.

Ganjar mengatakan, isu kekurangan oksigen akhir-akhir ini sebenarnya hanya karena kepanikan saja. Dari komunikasi dan pengecekan yang dilakukannya, stok oksigen aman dan siap didistribusikan.

“Kemarin memang ada kendala soal listrik, sudah ditangani. PLN sudah turun dan sudah selesai masalahnya,” imbuhnya.

Sumber : JIBI/Bisnis.com