Advertisement
Jalan Tol Ini Bisa Dilalui Sepeda Motor
Tol Bali Mandara - Youtube
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) akan menyelesaikan proses pelelangan jalan tol Gilimanuk—Mengwi pada tahun ini. Sejauh ini, proses pelelangan ruas tersebut baru melewati tahap prakualifikasi lelang. Nantinya, pengendara sepeda motor dapat melalui jalan bebas hambatan tersebut.
Kepala BPJT Danang Parikesit mengatakan bahwa pihaknya akan memberi undangan tertulis pada konsorsium yang telah dinyatakan lulus untuk melakukan lelang pengusahaan jalan tol.
Advertisement
BACA JUGA : Pembangunan Fisik Tol Jogja-Solo Segera Dimulai
Konsorsium yang telah lulus prakualifikasi lelang tol Gilimanuk—Mengwi adalah PT Sumber Rhodium Perasa, PT Cipta Sejahtera Nusantara, dan PT Bumi Sentosa Dwi Agung.
"Proses pelelangan jalan tol Gilimanuk—Mengwi ini direncanakan selesai pada kuartal IV/2021 dan akan diumumkan melalui Penetapan Menteri PUPR, dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian pengusahaan jalan tol," katanya kepada JIBI/Bisnis, Selasa (1/6/2021).
Proyek jalan tol Gilimanuk—Mengwi memiliki panjang 96,21 kilometer dan bakal menjadi jalan tol kedua di Provinsi Bali. Konstruksi tol tersebut akan terbagi menjadi tiga seksi, yakni Gilimanuk—Pekutatan (54 kilometer), Pekutatan—Soka (23,6 kilometer), dan Soka—Mengwi (21,8 kilometer).
BACA JUGA : Pemerintah Prioritaskan Pembangunan Jalan Tol ke YIA
Danang menyampaikan bahwa pengendara sepeda motor akan dapat melalui jalan bebas hambatan tersebut, kecuali ruas Gilimanuk—Pekutatan. Secara teknis, jalan tol Gilimanuk—Mengwi akan memiliki kecepatan rencana 80 km/jam dengan jumlah lajur 2 x 2 awal dan 2 x 3 akhir.
Fungsi utama jalan tol Gilimanuk—Mengwi adalah meningkatkan konektivitas dari Pelabuhan Gilimanuk hingga ke Metropolitan Sarbagita (Denpasar–Badung–Gianyar–Tabanan) yang kerap mengalami kemacetan.
Di samping itu, tol tersebut juga bagian dari pengembangan jalan tol Trans Jawa—Bali. Nantinya, jalan tol tersebut akan terhubung dari Banten hingga Banyuwangi, Jawa Timur dan diteruskan hingga ke Bali.
Adapun, konstruksi jalan tol Gilimanuk—Mengwi direncanakan dimulai pada 2022. Lalu, ruas tol tersebut dijadwalkan beroperasi penuh pada 2024.
Sebelumnya, proses konstruksi jalan tol Gilimanuk—Mengwi diproyeksikan dimulai kuartal III/2021. Setelah 1 tahun kemudian pada kuartal IV/2022, seksi 2 dan seksi 3 ditargetkan selesai dibangun dan dioperasikan.
BACA JUGA : Terima Dana Ganti Rugi, Warga Terdampak Tol Mulai
Sementara itu, sedangkan untuk seksi 1 ditargetkan beroperasi pada kuartal I/2024. Dengan kata lain, penjadwalan konstruksi jalan tol Gilimanuk—Mengwi akan bergeser sekitar 6 bulan lebih lambat.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sebelumnya mengatakan proyek jalan tol Gilimanuk—Mengwi dapat menyerap investasi senilai Rp19,36 triliun. Adapun, konstruksi ruas tersebut diharapkan dapat dimulai pada akhir 2021.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Arus Balik, Rest Area Tol Cipali Diberlakukan Sistem Buka-Tutup
- Resmi, One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Berlaku Mulai Hari Ini
- Puncak Arus Balik 2026: Rest Area KM 62B dan 52B Tol Japek Ditutup
- Lonjakan Kendaraan Arus Balik, Rest Area di Tol Ini Ditutup
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Keberangkatan dari Palur & Solo Balapan, Selasa 24 Maret
- Jadwal Prameks Jogja-Kutoarjo 24 Maret 2026, Cek di Sini
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 24 Maret 2026, Simak Waktunya
- Cuaca Jogja Selasa Ini Didominasi Cerah, Ini Rinciannya
- Ketegangan Memanas, Iran Sebut Tak Ada Negosiasi dengan AS
- Trans Jogja Makin Praktis, Ini Rute dan Tarifnya
- Arus Balik Semarang Padat, 2.000 Kendaraan per Jam
Advertisement
Advertisement








