7 Kecamatan di Aceh Tenggara Kembali Dilanda Banjir, 203 Jiwa Terdampak
Banjir kembali merendam 13 desa di tujuh kecamatan Aceh Tenggara. Sebanyak 52 KK atau 203 jiwa terdampak.
Banjir air pasang di Pantai Tegalkamulyan, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (26/5/2021)./Antara-BPBD Cilacap
Harianjogja.com, CILACAP - Analis cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Rendi Krisnawan mengingatkan masyarakat di pesisir selatan Jawa Tengah untuk mewaspadai potensi terjadinya banjir air pasang atau rob dan gelombang tinggi.
"Berdasarkan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG Pusat, banjir air pasang atau rob di wilayah Jateng berpotensi terjadi pada tanggal 29-31 Mei 2021 seiring dengan terjadinya fenomena Super Blood Moon," katanya di Cilacap, Rabu (26/5/2021).
Dalam hal ini, kata dia, fenomena Super Blood Moon berpengaruh terhadap pasang surut maksimum di perairan selatan Jateng dan sekitarnya namun waktu terjadinya di setiap wilayah berbeda-beda
Ia mengatakan berdasarkan prakiraan BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung, pasang maksimum di pesisir selatan Cilacap pada hari Rabu (26/5) terjadi pada pukul 08.00 WIB dengan ketinggian 2,1 meter.
Baca juga: Ilmuwan Prediksi 10 Tahun ke Depan, Covid-19 Lebih Mirip Pilek Musiman
Sementara pasang maksimum hari Kamis (27/5) terjadi pada pukul 09.00 WIB dengan ketinggian 2,2 meter, Jumat (28/5) pada pukul 09.00-10.00 WIB dengan ketinggian 2,2 meter, Sabtu (29/5) pada pukul 10.00 WIB dengan ketinggian 2,2 meter, Ahad (30/5) pada pukul 10.00-11.00 WIB dengan ketinggian 2,1 meter, dan Senin (31/5) pada pukul 11.00 WIB dengan ketinggian 2 meter.
"Di sisi lain, gelombang tinggi juga berpotensi terjadi di perairan selatan Jateng hingga akhir bulan Mei. Bahkan, hari ini (26/5), kami mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di laut selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang berlaku hingga hari Kamis (27/5) dan akan diperbarui jika ada perkembangan lebih lanjut," katanya.
Dalam hal ini, kata dia, tinggi gelombang di perairan selatan Jabar-DIY maupun Samudra Hindia selatan Jabar-DIY berpotensi mencapai kisaran 4-6 meter atau masuk kategori sangat tinggi.
Baca juga: Belanja Gunakan Uang Palsu, Suami Istri Diringkus Polsek Jetis
Terkait dengan hal itu, dia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi terjadinya banjir air pasang yang berbarengan dengan gelombang tinggi.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap Heru Kurniawan mengatakan pada hari Rabu, pukul 08.00 WIB, terjadi banjir air pasang yang cukup tinggi di Pantai Tegalkamulyan namun tidak sampai ke permukiman warga.
"Itu memang karena kondisi tanggulnya agak kritis jadi butuh penanganan secara permanen. Kalau pakai karung berisi pasir akan terkikis ketika terjadi pasang yang lumayan tinggi," katanya.
Oleh karena itu, kata dia, pihaknya bersama masyarakat setempat berencana melakukan kerja bakti menangani tanggul tersebut guna mengantisipasi terjadinya banjir air pasang yang berpotensi dalam beberapa hari ke depan.
Menurut dia, pihaknya juga masih memantau kemungkinan terjadinya banjir air pasang di sejumlah wilayah Cilacap lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Banjir kembali merendam 13 desa di tujuh kecamatan Aceh Tenggara. Sebanyak 52 KK atau 203 jiwa terdampak.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.