Ganjar Pranowo Temui Megawati. Ada Apa?

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengikuti program vaksinasi tahap kedua dengan mengenakan pakaian adat Melayu Cekak Musang dan ikat kepala Tanjak, Kamis (28/1/2021). - instagram @esdm_jateng@ganjar_pranowo
25 Mei 2021 06:37 WIB Arif Fajar Setiadi News Share :

Harianjogja.com, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo diketahui bertemu dengan Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri, di Jakarta, Jumat (21/5/2021). Ia membeberkan maksud dan tujuan pertemuan tersebut.

Ganjar menyebut, bahwa pertemuan dengan Megawati hanya sebatas silaturahmi dan halalbihalal. Bahkan, Ganjar membantah jika pertemuan dengan Presiden ke-5 RI itu memiliki maksud dan tujuan politik tertentu.

“Hanya silaturahmi dan halalbihalal. Itu tok. Sambil saya kasih lukisan tentang keceriaan anak-anak. Bu Mega bilang ke saya ingin melihat masa depan anak-anak, khususnya perempuan yang menatap Indonesia dengan mata berbinar-binar dan senyum lebar. Maka, jadilah lukisan itu. Kemudian saya antar dan sekalian halalbihalal,” jelas Ganjar saat dijumpai wartawan di kantornya, Senin (24/5/2021).

Dia meminta pertemuannya dengan Megawati tidak dikaitkan dengan kabar yang menyebut dirinya tengah bersitegang dengan para elite PDIP.

Ojo dikaitke karo liyane. Wis tak nyambut gawe sik! [Jangan dikaitkan dengan hal lain. Sudah, saya mau kerja dulu!],” ujar Ganjar sambil masuk ke dalam ruang kerjanya.

Baca juga: Mulai Rabu Sore, Super Blood Moon Bisa Dilihat dengan Mata Telanjang di Seluruh DIY

Sebelumnya, banyak yang menduga pertemuan dengan Megawati sebagai upaya Ganjar melakukan lobi politik.

Hal ini menyusul kabar perselisihannya dengan sejumlah elite partai berlambang kepala banteng itu.

Ketegangan itu muncul setelah Ganjar tidak diundang dalam acara pengarahan kader PDIP oleh Ketua Bidang Keamanan dan Politik DPP PDIP, Puan Maharani, di Semarang, Sabtu (22/5/2021).

Bahkan dalam acara itu, Puan juga menyindir kader PDIP yang jadi pimpinan tapi hanya mampu bekerja di media sosial, dan bukan di lapangan.

Selain Puan, hadir pula Ketua DPD PDIP Jateng yang juga Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PDIP, Bambang “Pacul” Wuryanto.

Dia menyatakan, tidak sejalan dengan Ganjar karena dianggap terlalu berambisi maju sebagai capres pada Pilpres 2024.

Hal itulah yang membuat Bambang Pacul tidak mengundang Ganjar dalam acara tersebut.

“Tidak diundang! [Ganjar] wis kemajon [kelewatan]. Yen kowe pinter, ojo keminter [kalau kamu pintar, jangan sok pintar],” ujar Bambang dalam keterangan resmi yang diterima Solopos.com, Minggu (23/5/2021).

 

 

Sumber : bisnis.com