Datang ke Sleman, Ini yang Disampaikan Menparekraf Sandiaga Uno

Menparekraf identifikasi dampak teror bom terhadap sektor pariwisata. - Ist/Birkom Kemenparekraf
20 Mei 2021 21:37 WIB Lugas Subarkah News Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Masa pandemi Covid-19 belum berlalu. Dampak pelemahan ekonomi masih terasa hingga saat ini, termasuk pada sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif. Dalam kondisi seperti ini, digitalisasi sangat diperlukan.

Hal ini disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, dalam kunjungannya meninjau pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Sleman, yang bertempat di Puri Mataram, Kamis (20/5/2021).

Ia menjelaskan pandemi Covid-19 memaksa para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk memiliki kemampuan baru untuk beradaptasi. “Kita perlu mendapatkan keterampilan baru, dengan menjual online, digitalisasi dan tetap menjaga protokol kesehatan,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat untuk memassuki ekonomi yang berkeadilan, yakni ekonomi yang berpihak pada UMKM dan ekonomi kreatif. “Karena rakyat dalam setahun ini tertekan oleh pandemi dan kesulitan ekonomi,” katanya.

Ia menyebutkan terdapat setidaknya 10 juta lebih pelaku UMKM dan 34 juta lebih pelaku ekonomi kreatif yang terkena dampak pandemic covid-19. Sebab itu pemerintah akan memberikan program yang menyentuh, tepat sasaran dan tepat waktu.

Dalam kegiatan ini Sandi sempat meninju beberapa UMKM dan ekonomi kreatif, di antaranya pengrajin keramik, pengrajin batik, pengrajin blangkon, produsen bakpia dan lainnya. “Ini yang harus kita bantu digitalisasinya, protokol kesehatannya,” kata dia.

Untuk itu, menurutnya saat ini yang perlu dilakukan pemerintah adalah pendekatan era baru, yakni gerak cepat (gercep), gerak bersama (geber), serta gaspol dalam artian menggarap semua potensi yang dimiliki. Dengan pendekatan ini diharapkan pemulihan ekonomi dapat berjalan lebih cepat.

Dalam kegiatan ini, selain meninjau UMKM dan ekonomi kreatif di Sleman, juga digelar sesi diskusi antara pelaku UMKM dan ekonomi kreatif dengan Menparekraf, yang secara garis besar membahas bagaimana menyesuaikan aktivitas ekonomi di masa pandemi Covid-19.