Advertisement
Pelaku UMKM Jogja Didorong Manfaatkan AI untuk Naik Kelas
Founder & CEO Sahabat Cuan dan Bikin.ai, Irfan Akbar Wildani saat mengisi pelatihan yang digelar Rumah BUMN Jogja bersama Pegadaian di Gadespace Lempuyangan Jogja, Rabu (3/12 - 2025)
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Para pelaku UMKM di Jogja didorong untuk semakin adaptif terhadap perkembangan digital marketing dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Pemanfaatan teknologi ini dinilai dapat membantu usaha mikro dan kecil meningkatkan efisiensi sekaligus memperluas pemasaran.
Founder & CEO Sahabat Cuan dan Bikin.ai, Irfan Akbar Wildani, mengatakan pelatihan yang digelar Rumah BUMN Jogja bersama Pegadaian ini menjadi ruang belajar bagi pelaku UMKM untuk memahami cara kerja dan manfaat AI dalam aktivitas bisnis mereka.
Advertisement
“AI sekarang bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Suka tidak suka, AI harus dihadapi. Semakin lama AI semakin pintar, tapi jangan sampai kita yang tidak pintar,” ujarnya di sela pelatihan yang diikuti 35 pelaku UMKM di Gadespace Jogja, Rabu (3/12/2025).
Menurut Irfan, pemanfaatan AI dapat memberikan efisiensi tinggi, hemat biaya, hingga mengurangi kebutuhan tenaga kerja dalam beberapa proses operasional. “Selain hemat biaya, AI juga menghemat waktu. UMKM bisa fokus pada pengembangan produk, sementara proses lain dibantu teknologi,” jelasnya.
BACA JUGA
Pada sesi pelatihan, peserta diajari cara praktis menggunakan tools AI untuk mendukung pemasaran, pembuatan konten, manajemen media sosial, hingga efisiensi operasional. Mereka juga mendapatkan materi tentang teknik membuat prompt yang efektif serta praktik langsung menggunakan aplikasi AI.
Perwakilan Rumah BUMN Jogja, Lutgardis Thea, menjelaskan pelatihan ini digelar untuk meningkatkan kapasitas UMKM agar mampu beradaptasi dengan dinamika industri. “Kami ingin membantu pelaku UMKM naik kelas melalui pelatihan dan pendampingan, mulai dari manajemen usaha, pemasaran digital hingga pengembangan produk,” terangnya.
Kolaborasi Rumah BUMN dengan Pegadaian, lanjutnya, menjadi langkah strategis untuk membuka akses permodalan bagi UMKM yang masih terkendala modal. Peserta juga diberi pemahaman mengenai layanan keuangan yang dapat mendukung usaha mereka. “Pegadaian punya banyak skema pembiayaan yang ramah UMKM. Kami ingin memperkuat kemampuan usaha sekaligus membuka akses permodalan,” katanya.
Selain permodalan, peserta juga mendapatkan kesempatan memperluas jejaring bisnis melalui sesi berbagi pengalaman dan kurasi produk. “Rumah BUMN bersama Pegadaian berkomitmen memberdayakan UMKM agar memberi dampak ekonomi lebih luas bagi masyarakat,” ujar Thea.
Sebelumnya, perwakilan Pegadaian Jogja, Uswatun Khasanah, memaparkan berbagai bentuk investasi dan layanan keuangan yang bisa dimanfaatkan UMKM, termasuk Tabungan Emas yang memungkinkan masyarakat membeli emas sedikit demi sedikit dengan biaya terjangkau.
Pegadaian juga menyediakan layanan Gadai Emas untuk kebutuhan dana cepat. “Kalau butuh dana mendadak, emas bisa digadai dengan proses cepat dan aman,” jelasnya.
Uswatun menegaskan seluruh layanan emas Pegadaian dirancang agar masyarakat dapat berinvestasi dengan aman dan fleksibel. “Mau menabung sedikit-sedikit bisa, mau cetak emas bisa, dan kalau butuh dana cepat juga bisa. Layanan KUR Pegadaian juga tersedia dengan prosedur transparan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Strategi Rekayasa Lalu Lintas Polda DIY Terbaik di Jawa-Bali
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- 144 Penyakit Ditanggung BPJS, Ini Daftar Lengkapnya
- Rusia Stop Ekspor BBM, Harga Pertalite RI Terancam?
- Puncak Arus Balik, Penumpang YIA Tembus 17 Ribu
- Patroli China di Laut China Selatan Ancam Energi RI
- Anggaran Bantul Dipangkas, Program Prioritas Jadi Fokus
- Haji 2026 Sleman Aman, 1.650 Jemaah Siap Berangkat
- KLB Campak Meluas, Kemenkes Minta Nakes Siaga
Advertisement
Advertisement







