Advertisement
Indonesia Bersama Malaysia & Brunei Dukung Kemerdekaan Palestina
Gedung al-Jalaa tempat Associated Press (AP) dan Al Jazeera berkantor di Kota Gaza dilanda serangan udara Israel, Sabtu (15/5/2021)./Antara - Reuters/Ashraf Abu Amrah
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA -- Selain mengecam agresi militer Israel di Palestina, pemerintah Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam menegaskan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.
Pernyataan bersama yang mengutuk serangan Israel ke Yerusalem Timur dan Jalur Gaza itu ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo, Perdana Menteri Muhyiddin Yassin serta Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah.
Advertisement
“Kami menegaskan kembali solidaritas dan komitmen kami kepada rakyat Palestina, termasuk hak mereka untuk menentukan nasib sendiri dan penciptaan sebuah merdeka dan berdaulat Negara Palestina,” tulis pernyataan yang dibagikan Jokowi di Twitter dikutip Senin (17/5/2021).
Ketiganya siap mendukung upaya internasional yang bertujuan untuk mencapai perdamaian yang komprehensif, adil dan langgeng di Timur Tengah. Hal ini berdasarkan resolusi PBB dan hukum internasional yang relevan termasuk hukum humaniter.
BACA JUGA
Sementara itu dalam joint statement disebutkan bahwa serangan Israel telah membunuh, melukai dan menyebabkan penderitaan bagi banyak orang termasuk wanita dan anak-anak.
"Kami juga sangat prihatin dengan perluasan pemukiman ilegal dan penghancuran dan penyitaan bangunan milik Palestina di seluruh Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur," tulis pernyataan itu.
Ketiga Pemimpin negara serumpun ini turut mengutuk pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional serta hukum kemanusiaan hingga hak asasi manusia yang dilakukan Israel.
Negara itu juga disebut telah melakukan pendudukan melalui kebijakan yang tidak manusiawi, kolonial dan apartheid terhadap orang-orang Palestina di wilayah Pendudukan Palestina.
"Oleh karena itu menyerukan segera dan tindakan kolektif yang bertanggung jawab untuk memastikan akuntabilitas yang diperlukan atas pelanggaran tersebut."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Catat Gempa Magnitudo 7 di Kalimantan Utara, Pusat di Daratan
- Operasi SAR KLM Nur Ainun Balqis Dihentikan, 2 Korban Masih Hilang
- Kawanan Gajah Liar Rusak Perumahan Karyawan di Siak, Tiga Motor Hancur
- DPR Nilai Penganiayaan Anak oleh Brimob Brutal, Desak Proses Pidana
- BBPOM Bagikan Kiat Pilih Takjil Aman Selama Ramadan
Advertisement
UMKM Kulonprogo Didorong Segera Urus Sertifikasi Halal di Ramadan
Advertisement
Lalampa, Wisata Kuliner Khas Malut Favorit Saat Ramadan
Advertisement
Berita Populer
- Wabah Distemper Tewaskan 72 Harimau di Thailand
- WFP: Somalia Terancam Kelaparan Massal
- 5 Cara Tetap Bisa Olahraga Saat Ramadan
- Mattel x Netflix Rilis Boneka HUNTR/X
- iPhone 17 Pro Max Jadi Ponsel yang Paling Cepat Dijual Kembali
- Tiwi/Fadia Mundur dari Orleans, Fokus Tur Eropa
- Prostitusi Libatkan Anak di Purwokerto, 3 Tersangka
Advertisement
Advertisement







