IHSG Tembus 6.007, Saham Komoditas Jadi Motor Penguatan
IHSG naik 2,07% ke 6.007,65 dipimpin saham DSSA, AMMN, dan BBCA dengan kapitalisasi pasar tembus Rp10.547 triliun.
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan melambaikan tangan saat menghadiri acara penyambutan dirinya kembali aktif bekerja di pelataran gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/7).
Harianjogja.com, JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menilai tes wawasan kebangsaan (TWK) muncul sebagai alat untuk menyingkirkan orang-orang kritis di badan antirasuah tersebut.
"TWK alat untuk singkirkan 75 pegawai KPK yang kritis dan berintegritas. Ini upaya terakhir untuk mematikan KPK," cuit Novel dalam akun pribadinya, @nazaqistsha, Minggu (16/5/2021).
Menurut Novel, alasan utama 75 pegawai yang tak lolos TWK melakukan protes karena setiap upaya untuk mematikan KPK harus dilawan. Selain itu, dia juga menyebut upaya mematikan KPK justru datang dari pimpinan lembaga itu sendiri.
BACA JUGA : Novel Baswedan Bongkar Kejanggalan Tes TWK
"Alasan utama 75 pegawai protes karena setiap upaya untuk mematikan KPK harus dilawan dan memberantas korupsi adalah harapan masyarakat. Ironi, karena ini dilakukan oleh pimpinan KPK," tulisnya.
Novel, dalam keterangan tertulisnya beberapa waktu lalu, mengatakan pemberantasan korupsi tidak bisa dipisahkan dengan nasionalisme atau nilai kebangsaan pegawai KPK. Oleh karena itu, penggunaan TWK sebagai alat menyeleksi pegawai KPK merupakan tindakan yang keliru.
TWK alat utk singkirkan 75 pegawai KPK yg kritis & berintegritas. Ini upaya terakhir utk mematikan KPK.
— novel baswedan (@nazaqistsha) May 15, 2021
Alasan utama 75 peg protes krn setiap upaya utk matikan KPK harus dilawan, dan memberantas korupsi adl harapan masy.
Ironi, krn ini dilakukan oleh Pimp KPK
Dia menilai pegawai-pegawai KPK telah menunjukkan kesungguhan dalam bekerja, menangani kasus-kasus korupsi besar yang menggerogoti negara, baik keuangan negara, kekayaan negara, dan hak masyarakat.
BACA JUGA : OTT di Nganjuk Dipimpin Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK
TWK, kata Novel, akan relevan jika digunakan untuk menyeleksi calon pegawai dari sumber lulusan baru. Namun, dia juga tidak membenarkan apabila pertanyaan dalam tes tersebut menyerang privasi, kehormatan, atau kebebasan beragama.
"Yang terjadi justru sebaliknya yaitu merugikan kepentingan bangsa dan negara, dalam melakukan pemberantasan korupsi di Indonesia karena dimanfaatkan untuk menyingkirkan pegawai-pegawai terbaik KPK yang bekerja dengan menjaga integritas," pungkasnya.
KPK sendiri telah membagikan SK kepada 75 pegawai KPK tak lolos pada 11 Mei 2021. Di dalam potongan surat yang beredar itu disebutkan bahwa terdapat empat ketetapan yang diambil oleh pimpinan terhadap para pegawai KPK yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan. Salah satunya adalah menyerahkan tugas dan tanggung jawabnya kepada lembaga (dinonaktifkan).
Salah satu pegawai KPK, Tata Khoiriyah melalui akun pribadinya mengungkapkan kebingungannya di media twitter. Tata termasuk pegawai yang tidak lulus.
BACA JUGA : Surat Penonaktifan 75 Pegawai Beredar, TWK Hanya Akal
"Tidak ada kejelasan sampai kapan saya menunggu keputusan lebih lanjut. Bahkan saya bertanya pada atasan, setelah ini apakah saya harus masuk kantor, atau saya tidak boleh ke kantor? Jawabannya, tidak tahu Ta, yang jelas saya enggak bisa ngasih tanggung jawab lagi ke kamu," cuit Tata melalui akun Twitter pribadinya, @tatakhoiriyah, pada 14 Mei 2021.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
IHSG naik 2,07% ke 6.007,65 dipimpin saham DSSA, AMMN, dan BBCA dengan kapitalisasi pasar tembus Rp10.547 triliun.
Pemkab Sleman menyalurkan hibah Rp166,5 juta kepada 32 LKS pada 11 Juni 2026. Dana diberikan melalui rekening masing-masing lembaga.
Mendag Budi Santoso meninjau harga bahan pokok di Pasar Potrojayan Sleman dan menekankan pentingnya menjaga harga wajar bagi produsen dan konsumen.
Leica Al-Humaira Lubis meraih perunggu Asian Games 2026, sementara Kanurian Al Ghozi menembus final Men’s 10m Air Rifle.
Keluarga mengenang Den Baguse Ngarsa sebagai sosok serius, jarang mengeluh sakit, dan sehari sebelum meninggal masih sempat ngangkring.
Polresta Jogja memeriksa pemilik food truck dan dua jukir terkait dugaan pungli saat berjualan di Alun-Alun Kidul Jogja.