Advertisement

Pulang Salat Id, Warga Sragen Tewas Tersengat Jebakan Tikus

Moh Khodiq Duhri
Jum'at, 14 Mei 2021 - 04:21 WIB
Sugeng Pranyoto
Pulang Salat Id, Warga Sragen Tewas Tersengat Jebakan Tikus Ilustrasi hewan pengerat. - JIBI

Advertisement

Harianjogja.com, SRAGEN—Iwan Supardi, petani asal Dukuh Ngampunan, RT 22, Desa Kebonromo, Kecamatan Ngrampal, Sragen, ditemukan meninggal dunia di sawahnya, Kamis (13/5/2021) siang.

Korban meninggal dunia akibat tersengat jebakan tikus beraliran listrik. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sepulang dari melaksanakan Salat Id di masjid dukuh setempat, korban berpamitan kepada keluarga untuk menengok sawah.

Pihak keluarga mengira korban hanya sebentar menengok sawah mengingat saat itu merupakan Hari Raya Idulfitri atau Lebaran. Namun, hingga hari beranjak siang, korban belum juga pulang. Keluarga khawatir terjadi sesuatu dengan korban.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Penasaran, pihak keluarga kemudian mencari keberadaan korban di sawah. Benar saja, tubuh korban ditemukan sudah tidak bernyawa di sawahnya. Korban mengembuskan napas terakhirnya akibat jebakan tersengat jebakan tikus beraliran listrik.

Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Suwarso, mengatakan korban ditemukan meninggal dunia di sawahnya sendiri. Pihak keluarga sudah mengakui bahwa jebakan tikus yang teraliri listrik itu dirakit sendiri oleh korban.

Diduga korban terpeleset hingga akhirnya secara tidak sengaja memegang kawat yang telah teraliri listrik tersebut. Di lokasi kejadian, polisi menemukan barang bukti berupa kawat yang teraliri arus listrik bertegangan tinggi sepanjang 10 meter, patok kayu serta bambu panjang kurang lebih dua meter.

Jasad Iwan kali pertama diketahui oleh istrinya, Suginem, 57. Melihat suaminya dalam kondisi terjatuh dengan tangan yang masih terjerat kawat, Suginem berusaha melepas sendiri kawat itu. Ia menggunakan sebuah bambu sepanjang sekitat dua meter itu untuk menarik kawat menjauh dari tubuh suaminya. Setelah itu, korban minta tolong kepada warga sekitar. Warga juga melapor ke Poksek Ngrampal.

"Hasil pemeriksaan tim Inafis Polres Sragen dan tim medis dari Puskesmas Ngrampal, ditemukan bekas luka bakar di tangan sebelah kiri sepanjang kurang lebih 6 cm, kemaluan mengeluarkan air mani dan dubur mengeluarkan sedikit kotoran serta tidak ditemukan tanda tanda kekerasan. Dimungkinkan korban meninggal dunia akibat tersetrum arus listrik dari jebakan tikus sawah. Pihak keluarga menolak korban diautopsi sehingga jenazah langsung diserahkan untuk dimakamkan," ujar AKP Suwarso.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Solopos

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Rawan Bencana Hidrometeorologi, BPBD Bantul Siagakan Pos di 29 Kalurahan

Bantul
| Sabtu, 08 Oktober 2022, 00:37 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement