Advertisement
Dua Purnawirawan Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Asabri
Kapuspenkum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak (kiri) bersama Dir Tipikor Bareskrim Polri, Brigjen Pol Djoko Poerwanto (kanan) berbincang saat memberikan keterangan pers usai menggelar gelar perkara penanganan kasus dugaan korupsi pada PT Asabri (Persero) di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (30/12/2020). - Antara\\r\\n\\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Penyidik Kejaksaan Agung memeriksa dua purnawirawan TNI-Polri terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi PT Asabri yang diduga merugikan keuangan negara Rp23,71 triliun.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan bahwa dua purnawirawan itu adalah Komisaris Utama PT Asabri periode 2018—2019 atas nama Letjen TNI (Purn) M. Thamrin Marzuki dan Komisaris PT Asabri periode 2014—2019 Irjen Pol. (Purn) Syafrizal Ahyar.
Advertisement
BACA JUGA : Dua Bekas Petinggi Asabri Diperiksa Penyidik Kejagung Terkait Korupsi Asabri
"Keduanya telah diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi terkait pengawasan yang dilakukan mewakili pemegang saham dalam hal ini Kementerian BUMN," tuturnya, Rabu (5/5).
Selain dua purnawirawan tersebut, kata Leonard, tim penyidik Kejagung juga telah memeriksa empat orang saksi lainnya antara lain Pengurus Koperasi Kassaya Amanah Sejahtera yang dulu bernama Koperasi Aliansi Sejahtera atas nama Yuli Hartanto.
"Dia diperiksa terkait dana tersangka IWS [Ilham W. Siregar] di Koperasi Aliansi Sejahtera," katanya.
Kemudian, saksi lainnya Direktur PT Lotus Andalan Sekuritas yang dahulu bernama Lautandhana Sekuritas bernama Santosa Kristianus Gunawan. Santosa Kristianus Gunawan diperiksa untuk mendalami broker PT Asabri.
BACA JUGA : Rp11 Triliun Aset Tersangka Asabri Disita, Kejagung Masih
Tidak hanya itu, saksi lainnya adalah Direktur PT Bank Yudha Bhakri berinisial HBP dan Direktur Utama PT Amanah Ventura Syariah berinisial E.
"Para saksi diperiksa untuk mencari fakta hukum dan mengumpulkan alat bukti terkait kasus korupsi PT Asabri," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Risiko Kelangkaan Pupuk Mengintai, Petani Diminta Beralih ke Organik
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- 144 Penyakit Ditanggung BPJS, Ini Daftar Lengkapnya
- Rusia Stop Ekspor BBM, Harga Pertalite RI Terancam?
- Puncak Arus Balik, Penumpang YIA Tembus 17 Ribu
- Patroli China di Laut China Selatan Ancam Energi RI
- Anggaran Bantul Dipangkas, Program Prioritas Jadi Fokus
- Haji 2026 Sleman Aman, 1.650 Jemaah Siap Berangkat
- KLB Campak Meluas, Kemenkes Minta Nakes Siaga
Advertisement
Advertisement







