Advertisement
Sekolah Tatap Muka: Jokowi Minta Semua Guru Rampung Divaksin AKhir Juni 2021
Presiden Joko Widodo saat membuka Musyawarah Kerja Nasional dan Musyawarah Nasional Alim Ulama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara virtual di Istana Negara, Kamis 8 April 2021 / Youtube Setpres
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengizinkan sekolah menyelenggarakan pembelajaran tatap muka setelah pendidik dan tenaga kependidikan rampung mendapatkan vaksin Covid-19 pada Juni 2021.
Namun, Kepala Negara menegaskan bahwa pembelajaran tatap muka tetap diselenggarakan secara terbatas dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.
Advertisement
"Dengan segala daya dan upaya kita ingin segera kembalikan anak-anak kita ke sekolah. Tapi juga dengan catatan, harus aman dari Covid-19," katanya dalam diskusi bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (2/4/2021).
Jokowi juga menyampaikan nantinya pemerintah akan mengevaluasi jalannya pembelajaran tatap muka di setiap wilayah guna membuat kebijakan selanjutnya.
Dia juga meminta agar pada akhir Juni 2021 seluruh pendidikan dan tenaga kependidikan rampung divaksinasi. Pasalnya, pada Juli 2021 diharapkan seluruh sekolah telah siap menyelenggarakan pembelajaran tatap muka.
Mendikbudristek Nadiem pun setuju dengan pernyataan Presiden tersebut dan menambahkan bahwa setiap sekolah yang tenaga pendidiknya telah divaksinasi wajib untuk menawarkannya kepada semua orang tua murid.
“Tetapi, orang tua tidak wajib mengirimkan anaknya ke sekolah kalau orang tuanya tidak nyaman,” ujar Nadiem.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
- Buruh di DIY Desak Revisi UMP 2026, Tuntut Minimal Upah Rp4 Juta
- Empat Nama Indonesia Kuasai Daftar Taipan 2026 di Asia Tenggara
- Aceh Timur Terendam Lagi, Lima Kecamatan Dilanda Banjir
- Longsor Susulan Sempat Tutup Akses Warga Wonolelo Pleret Bantul
- Pembiayaan APBN 2025 Tembus Rp744 Triliun
- Tak Kuat Menanjak Truk Bermuatan Kayu Tabrak Mobil di Dlingo Bantul
Advertisement
Advertisement





