Merokok Mengurangi Efektifitas Vaksin Covid-19, Benarkah?

Ilustrasi petugas kesehatan mempersiapkan vaksin Covid-19. - Antara
02 Mei 2021 08:57 WIB Mia Chitra Dinisari News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Selain mengikuti semua protokol Covid-19, satu-satunya cara untuk mencegah diri Anda terinfeksi adalah dengan mendapatkan vaksinasi.

Dan pertanyaan umum di antara perokok adalah apakah mereka bisa merokok setelah menerima vaksin? Inilah semua yang perlu Anda ketahui tentang merokok dan vaksinasi.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, orang yang merokok lebih berisiko tertular infeksi virus corona dan oleh karena itu penting bagi mereka untuk mendapatkan vaksinasi sesegera mungkin.

BACA JUGA : Hingga Kini, 12 Juta Orang Lebih Sudah Vaksin Covid-19 di Indonesia

Tak hanya itu, merokok juga menurunkan kapasitas paru-paru dan meningkatkan risiko tertular beberapa penyakit pernapasan lainnya. Banyak laporan menambahkan bahwa perokok berisiko lebih tinggi tertular hasil COVID-19 yang parah.

Baru-baru ini, Dr Vishakha yang merupakan ahli gizi di India menyarankan agar orang tidak merokok setelah mengambil suntikan pertama vaksin virus corona karena menurunkan respons antibodi terhadap beberapa vaksin. Perokok bahkan dapat menggunakan koyo atau permen karet nikotin jika diperlukan tetapi tidak boleh merokok.

Dokter membagikan serangkaian posting di Instagram di mana dia menyebutkan semua tentang apa yang harus dilakukan seseorang jika mereka mendapatkan suntikan. Dia juga menyebutkan bahwa orang harus tidur 6 jam per malam sebelum mendapatkan vaksin.

BACA JUGA : WHO Daftarkan Izin Vaksin Covid-19 Moderna untuk Penggunaan Darurat

Dia menambahkan, orang harus mencoba dan melakukan beberapa latihan pernapasan untuk mengurangi stres. Tidak hanya sekedar merokok, bahkan konsumsi alkohol pun dapat melemahkan respon sistem imun terhadap vaksin.

Oleh karena itu, seseorang harus menghindari konsumsi alkohol tiga hari sebelum mendapatkan vaksin.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia