Advertisement
Kemenkes Alokasikan Rp400 Miliar untuk Pengembangan Vaksin Covid-19 Dalam Negeri
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin - Youtube Sekretariat Presiden
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan kementerian telah mengalokasikan anggaran Rp400 miliar untuk mendukung pengembangan vaksin Covid-19 dalam negeri pada tahun ini.
“Saya memastikan bahwa Kementerian Kesehatan sudah mengalokasikan anggaran untuk tahun ini Rp400 miliar untuk mendukung bersama Kemenristek BRIN penelitian-penelitian vaksin,” kata Budi secara Virtual dalam Workshop Pengawalan Vaksin Merah Putih, Selasa (13/4/2021).
Advertisement
Kendati demikian, Budi mengakui dukungan pembuatan vaksin dalam negeri itu terbilang lamban jika dibandingkan dengan negara lain.
Budi mencontohkan Pemerintah Amerika Serikat (AS) lebih dahulu mengalokasikan US$1 miliar untuk setiap insiatif pembuatan vaksin dalam negeri.
“Walaupun kita agak terlambat, ya kita lakukan semua, karena kita sangat membutuhkan vaksin-vaksin asli Indonesia agar bisa mengatasi masalah reseliensi kesehatan,” kata Budi.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) Sufmi Dasco Ahmad meminta pemerintah untuk mempercepat proses pengembangan dan produksi vaksin dalam negeri.
Dasco mengatakan hal itu perlu dilakukan mengingat vaksin saat ini menjadi kebutuhan yang sangat mendesak dalam upaya melawan pandemi Covid-19.
Selain menjadi kebutuhan yang mendesak, vaksin dalam negeri juga bisa menjadi solusi apabila embargo vaksin dilakukan oleh sejumlah negara sebagaimana yang dikhawatirkan Budi Gunadi Sadikin.
"Pemerintah perlu segera mempercepat proses uji klinis dan produksi vaksin dalam negeri. Baik itu vaksin Merah Putih maupun vaksin Nusantara. Jangan sampai kita menjadi korban embargo vaksin dan masyarakat menjadi korban,” ujar politisi Partai Gerindra ini dalam siaran pers, Minggu (28/3/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Walking Tour Telusuri Jejak Sejarah Simpang Lima Boyolali
Advertisement
Berita Populer
- Mercedes-Benz Recall 169 Unit EQB di AS, Risiko Baterai
- Harga Emas UBS dan Galeri24 Pegadaian Stagnan Hari Ini
- Jadwal SIM Keliling di Kulonprogo, Minggu 4 Januari 2026
- Senegal dan Mali Lolos ke Perempat Final Piala Afrika 2025
- Taman Pintar Jogja Catat Pendapatan Rp14,45 Miliar di 2025
- Venezuela Punya Cadangan Minyak Terbesar, tapi Produksi Anjlok
- Jadwal KA Bandara Jogja Hari Ini, Minggu 4 Januari 2026
Advertisement
Advertisement




