Advertisement
Cegah Penularan Covid-19, Transaksi Diarahkan Lewat Ponsel
Foto Ilustrasi transaksi tunai. - Ist.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Perbankan sebagai sektor penting transaksi keuangan memiliki peran dalam mencegah penularan Covid-19. Transaksi nontunai melalui ponsel lebih direkomendasikan di tenga situasi pandemi Covid-19.
Pimpinan Bank Jateng Cabang Yogyakarta Adhi Soebroto menjelaskan untuk mendukung pemerintah dalam program pengendalian dan pencegahan penularan dan penyebaran Covid-19, ia berupaya mengurangi jumlah transaksi tunai. Kemudian digantikan dengan transaksi non tunai dan Bima Mobile. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi transaksi di ATM yang bisa menimbulkan kerumunan dan adanya sentuhan tangan.
Advertisement
BACA JUGA : Transaksi Non-Tunai Terus Didorong
“Ada aplikasi yang memiliki konten kekinian. Bisa digunakan untuk transaksi perbankan apa saja. Dari mulai transfer hingga pembayaran di merchant-merchant yang sudah bekerja sama dengan kami, sehingga memudahkan tidak perlu ada kontak fisik,” terang dia dalam rilisnya Sabtu (10/4/2021).
Ia menambahkan penarikan dana tunai via ATM pun sekarang nasabah sudah tidak perlu lagi membawa Kartu ATM secara fisik. Semua bisa dilakukan melalui ponsel milik nasabah.
“Harapannya transaksi perbankan tetap bisa berjalan dengan lancar, namun juga mengurangi potensi kerumunan dan mencegah penyebaran Covid-19,” katanya.
Ia menambahkan untuk memberikan rasa aman bagi nasabah yang datang ke kantor, selalu dilakukan penyemprotan disinfektan setiap pekan serta dilengkapi dengan berbagai fasilitas prokes. Setiap orang yang memasuki kantor akan dicek suhu tubuhnya, maksimal 37,5 derajat celcius, di atas suhu tersebut, tidak diijinkan.
Di konter layanan FO dan kassa diberi pembatas atau sekat dari kaca agar antara nasabah dan pegawai tidak ada kontak langsung. Selain itu kursi tunggu pun sudah diberi jarak 1,5 meter.
BACA JUGA : Pusat Kuliner Pasar Bantul Gunakan Transaksi Non Tunai
“Kami menerapkan secara ketat prokes untuk mencegah Covid-19, semua dilaksanakan sesuai dengan SOP yang ditetapkan Satgas Covid, termasuk penyedian fasilitas handsanitizer,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tidak Boleh Tokoh Fiksi, Pekerjaan di KTP Diatur Ketat, Ini Daftarnya
- Banjir Kiriman Ciliwung Rendam Kebon Pala Jakarta
- BPBD Magetan Kerahkan SAR, Pendaki Mongkrang Belum Ditemukan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
Advertisement
Persipura Antisipasi Kekuatan Baru PSS Sleman di Pekan ke-17
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unisa Jogja Soroti Program MBG Lewat Karya
- Sleman Temple Run 2026 Tetap Disiapkan di Tengah Efisiensi Anggaran
- Warga Sentolo Lor Desak Kejelasan Nasib Sodetan Kali Papah
- Geledah Pendopo Pati, KPK Angkut Koper dan Dokumen Sudewo
- Kuota Impor Daging Sapi Dipersempit, Pemerintah Klaim Jaga Harga
- Ndalem Padmosusastro Solo Diratakan, Jejak Pujangga Jawa Hilang
- Barang Tertinggal di KAI Daop 6 Capai Rp2,46 Miliar Sepanjang 2025
Advertisement
Advertisement



