Indonesia Bangun Pabrik Plasma Darah Senilai Rp4 T, Beroperasi 2027
Pabrik plasma darah Rp4 triliun di Karawang ditargetkan beroperasi 2027 untuk kurangi impor obat dan perkuat industri kesehatan.
Mutasi virus corona B117/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Virus corona baru atau SARS-CoV-2 masuk dalam urutan kedua virus yang paling berisiko menciptakan pandemi.
Hal ini diketahui setelah para peneliti di University of California berhasil mengurutkan virus yang ditularkan dari hewan kepada manusia melalui alat ciptaan mereka yang disebut SpillOver.
Penyebaran virus hewan ke manusia atau zoonosis dalam beberapa tahun ini cukup tinggi. Para ahli memperkirakan lebih dari 500.000 virus yang menular. Namun tidak semua virus berpindah dari hewan ke manusia.
Dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, para peneliti menciptakan skor untuk virus sebagai cara menilai dan membandingkan risikonya.
Untuk mendapatkan skor, alat tersebut mempertimbangkan 32 faktor risiko yang terkait dengan virus dan inangnya, seperti berapa banyak spesies hewan yang terinfeksi virus dan seberapa sering manusia berinteraksi dengan hewan liar di area tempat virus terdeteksi.
Kemudian, para peneliti menggunakan alat tersebut untuk memberi peringkat terhadap 887 virus satwa liar berdasarkan risiko limpahannya. Sebagian besar virus yang termasuk dalam peringkat baru ditemukan, tetapi beberapa sudah diketahui bersifat zoonosis.
Setelah diurutkan, 12 virus teratas dalam daftar adalah patogen zoonosis dengan virus Lassa menempati urutan pertama, SARS-CoV-2 pada urutan kedua, dan virus ebola menempati posisi ketiga.
Hewan inang utama virus Lassa adalah tikus dan inang utama virus Ebola diyakini kelelawar.
Sementara hewan inang utama untuk SARS-CoV-2 tidak diketahui, tetapi virus ini katanya telah ditemukan menginfeksi cerpelai, singa, dan harimau. Namun bisa saja Covid-19 menempati posisi teratas ketika para peneliti mempelajarinya lebih lanjut.
Para peneliti mengatakan alat mereka memberi peringkat potensi untuk peristiwa pandemi di masa depan. "Kami tidak hanya perlu mengidentifikasi, tetapi juga memprioritaskan ancaman virus dengan risiko limpahan terbesar sebelum pandemi dahsyat lainnya terjadi," ujar Zoë Grange, yang memimpin pengembangan SpillOver seperti dilansir dari Live Science, Kamis (8/4/2021).
Di antara virus yang belum zoonosis, virus peringkat teratas adalah coronavirus 229E (strain kelelawar), yang termasuk dalam keluarga virus yang sama dengan SARS-CoV-2 dan menginfeksi kelelawar di Afrika. Virus peringkat teratas lainnya adalah virus corona PREDICT CoV-35 yang juga termasuk dalam keluarga virus corona dan menginfeksi kelelawar di Afrika dan Asia Tenggara.
Para penulis mencatat bahwa SpillOver adalah platform crowdsourcing yang memungkinkan peneliti lain untuk menyumbangkan data tentang virus yang sudah termasuk dalam daftar atau menambahkan virus ke daftar, dan peringkat dapat berubah saat data baru ditambahkan.
"SpillOver dapat membantu memajukan pemahaman kita tentang ancaman kesehatan virus dan memungkinkan kita bertindak untuk mengurangi risiko limpahan sebelum pandemi dapat menyebar," tutur Jonna Mazet, seorang profesor di Fakultas Kedokteran Hewan UC Davis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Pabrik plasma darah Rp4 triliun di Karawang ditargetkan beroperasi 2027 untuk kurangi impor obat dan perkuat industri kesehatan.
Persija Jakarta menang 2-1 atas Persib Bandung. Ivan Mamut mencetak gol kemenangan pada menit 90+4 dalam duel di GBK.
PSS Sleman kalah 1-3 dari Madura United di BRI Liga 1. Meski menguasai bola 59 persen dan melepas 19 tembakan, PSS tetap tumbang.
Bagnaia kembali gagal menembus Q2 MotoGP San Marino 2026. Ia harus melewati Q1 untuk keempat kalinya secara beruntun.
Tablet bekas Galaxy Tab dan iPad masih menarik untuk dibeli. Cek keunggulan, dukungan software, baterai, dan hal yang wajib diperiksa.
Marc Marquez menjadi yang tercepat di FP2 MotoGP San Marino 2026 setelah bangkit dari posisi kedelapan dan mencatat 1:31,040