Advertisement
Temui PA 212, KY Akan Independen Awasi Sidang Rizieq Shihab
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab bersiap menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (12/12/2020). - Antara\\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Ketua Komisi Yudisial (KY) Mukti Fajar Nur Dewata menerima audiensi Dewan Tanfidzi Nasional Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) yang diwakili Haikal Hassan dan Novel Bamukmin, Rabu (31/3/2021) di Ruang Pers KY, Jakarta.
Kedatangan keduanya terkait permohonan pengawasan sidang perkara Muhammad Rizieq Shihab (MRS).
Advertisement
Ketua KY menjelaskan, KY adalah lembaga negara mandiri dan tidak di bawah intervensi apapun. Dalam menjalankan tugasnya, KY mengawasi hakim sekaligus menjaga kehormatan dan martabat hakim dari pihak-pihak yang merendahkan hakim.
BACA JUGA : Sidang Habib Rizireq, Massa Sempat Bersitegang
“Mohon untuk bisa dipahami karena banyak pemahaman publik bahwa tugas KY hanya mengawasi hakim, padahal tugas KY sebagai lembaga yang independen KY menjalankan pengawasan terhadap hakim dan seluruh pihak dalam proses persidangan" kata Mukti seperti dikutip dalam keterangan resmi, Kamis (1/4/2021).
Lebih lanjut, Mukti Fajar juga memastikan akan terus melakukan pemantauan persidangan perkara MRS agar sidang dapat berjalan tertib dan lancar.
“KY pastikan independen dan tidak akan berpihak. Kami akan terus memantau semua pihak baik di persidangan atau di luar persidangan," ujarnya.
Anggota KY Sukma Violetta menambahkan KY sesuai UUD 1945 yang diturunkan dalam UU KY diamanatkan melakukan pengawasan hakim.
Dia menjelaskan KY menerima laporan, atau aktif sendiri mendapatkan informasi dan menindaklanjuti dugaan pelanggaran hakim. Jika terbukti, maka KY akan memberikan rekomendasi sanksi.
BACA JUGA : Habib Rizieq Dituduh Lakukan Penghasutan, Ini Kata Kuasa
Sukma memaparkan, KY telah melakukan pemantauan persidangan MRS sejak awal sidang digelar, karena kasus MRS ini menarik perhatian publik dan banyak perdebatan hukum, maka KY berinisiatif untuk melakukan pemantauan.
Namun, lanjut Sukma, tidak hanya kasus HRS, namun juga pada kasus-kasus yang lain dimana KY menjalankan kewajibannya untuk melakukan pemantauan.
“Jika Bapak ada informasi terkait persidangan yang bisa disampaikan pada kami, mohon sampaikan. Kami juga bertugas untuk menindaklanjuti,” kata Sukma.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
Advertisement
2 Insiden Laut Terjadi Pantai Parangtritis, Pengunjung Diminta Waspada
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- KPK Ungkap Strategi Khusus di Balik Penahanan Rumah Yaqut Cholil
- Telur Asin Rumahan Lagi Naik Daun, Ini Cara Mudah Bikinnya
- Rest Area Penuh Saat Arus Balik, Jalur Batang Disiapkan Opsi Tambahan
- Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Batasi Anggaran Baru Demi Jaga APBN
- Pemkab Bantul Belum Menerapkan WFA Usai Libur Lebaran
- Sejumlah Destinasi Favorit di Jawa Tengah Berpotensi Diguyur Hujan
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
Advertisement
Advertisement






