Kasus Influenza A Terus Meningkat, Kenali 6 Langkah untuk Cegah Penularan
Influenza A di Indonesia meningkat. Kenali gejala dan 6 cara mencegah penularannya, termasuk memakai masker dan mencuci tangan.
Tim Labfor Mabes Polri mencari temuan barang bukti saat melakukan penggerebekan di rumah terduga teroris di Condet, Jakarta Timur, Senin (29/3/2021). /ANTARA FOTO-Indrianto Eko Suwarso
Harianjogja.com, JAKARTA- Aksi bom bunuh diri terjadi di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021). Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia Islah Bahrawi meminta masyarakat tidak perlu merespon kejadian bom dengan ketakutan karena Polri melalui Densus 88 terus bekerja, membongkar sel-sel teroris.
"Yang jelas pihak keamanan seperti Densus 88 itu tidak pernah berhenti. Ketika kita tidur, mereka bangun. Ketika kita diam, mereka bergerak," kata Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia Islah Bahrawi di Jakarta, Senin (29/3/2021).
Menurut Islah sebagian masyarakat ada yang antipati menyikapi penangkapan terduga teroris. Penyebabnya antara lain karena masyarakat tidak curiga dengan keseharian orang-orang yang ditangkap.
Baca juga: Dikejar Warga, Komplotan Maling Mencebur ke Sungai Winongo
"Tapi pihak keamanan lebih tahu, intelijennya lebih bergerak," kata dia lagi.Islah mengatakan tujuan teroris adalah menekan pemerintah dan masyarakat. Teroris ingin pemerintah bertekuk lutut, sehingga mereka bisa menguasai pemerintahan.
Menurut dia ketika semua menyerah, mereka berharap akan lebih mendapat pengakuan dari masyarakat.
"Apapun tujuan teror mereka itu sebenarnya bukan hanya surga, tapi juga ingin menguasai negara ini, menguasai pemerintahan ini," ucapnya.
Baca juga: Muncul Klaster Takziah, Puluhan Warga Isolasi Mandiri
Konsep seperti itu, kata dia sudah ada sejak lama. Artinya, kata dia teroris selalu melawan pemerintahan dan akan berhenti sampai mereka berkuasa.
Islah mengatakan sudah tepat Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengimbau agar masyarakat tidak takut menyikapi teror bom."Ini bukan hanya soal menciptakan kepanikan dan ketakutan, tapi mereka ingin membuat semua orang bertekuk lutut terhadap mereka," ujar Islah.
Dia menjelaskan ada sekitar 400 terduga teroris ditangkap pada 2020. Tahun ini sudah hampir 100 orang.
Islah menilai teroris terpukul, apalagi jalur pendanaan mereka dalam pengawasan PPATK dan Polri. Cukup menyulitkan karena terorisme tidak bisa lepas dari pendanaan.
Ketika transaksi elektronik diendus PPATK, kelompok teroris menggunakan kotak amal untuk mengumpulkan dana. Islah berpendapat, teror bom di Makassar merupakan reaksi teroris terhadap penangkapan-penangkapan dan jalur pendanaan mereka yang terus terjepit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Influenza A di Indonesia meningkat. Kenali gejala dan 6 cara mencegah penularannya, termasuk memakai masker dan mencuci tangan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.
Wapres Gibran meminta pendataan warga terdampak banjir bandang Solok dipercepat untuk penanganan dan penataan permukiman.
Pertumbuhan anak perempuan yang lambat perlu dipantau. Kenali faktor penyebab perawakan pendek dan risiko gangguan kromosom.