Warga Diminta Tak Posting Gambar atau Video Bom di Gereja Makassar

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. - ANTARA/Muh Hasanuddin
28 Maret 2021 12:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, MAKASSAR- Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meminta warga agar tidak memposting gambar-gambar ledakan diduga bom bunuh di Gereja Katedral Makassar.

Moh Ramdhan Pomanto yang mengetahui adanya ledakan di Jalan Kajaolalido, Kelurahan Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Minggu (28/3/2021), langsung ke lokasi kejadian.

"Kami meminta kepada warga untuk tetap tenang dan serahkan prosesnya kepada aparat keamanan. Kami juga minta warga agar jangan posting gambar-gambar ledakan apalagi korban ledakan," ujar Moh Ramdhan Pomanto.

Baca juga: Kesaksian Warga Saat Bom di Gereja Katedral Makassar: Suara Ledakan Besar Sekali

Ia mengatakan, memposting gambar-gambar ke jejaring media sosial adalah bagian dari upaya pelemahan, sehingga dirinya meminta warga untuk bijak dalam membagikan gambar.

Menurut Danny Pomanto, upaya pengeboman ini adalah rencana dari pihak-pihak yang tidak ingin melihat Kota Makassar berada dalam situasi damai dan aman.

Karena itu, dirinya mengajak seluruh masyarakat agar tetap bijak dalam bermedia sosial dan saling menguatkan satu sama lain serta mendukung aparat keamanan dalam mengusut tuntas insiden ledakan tersebut.

Baca juga: Pastor Gereja Katedral Makassar Sebut Umat Sudah Pulang Saat Terjadi Ledakan Bom

"Kita harus bersatu dan saling menguatkan. Mari kita dukung aparat keamanan dalam mengusut tuntas kasus ledakan ini agar kita semua bisa bangkit," ujarnya pula.

Sebelumnya, insiden ledakan yang diduga bom terjadi di sekitar Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Minggu, sekitar pukul 10.30 WITA.

Lokasi ledakan yang berada di sekitar Polsek Ujung Pandang dan Polrestabes Makassar serta Kantor Balai Kota Makassar itu langsung membuat heboh, dan aparat kepolisian langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk mengamankan lokasi.

Sumber : Antara