Advertisement

Taiwan Temukan Tujuh Kasus Impor COVID-19, Lima dari Indonesia

Newswire
Sabtu, 27 Maret 2021 - 22:57 WIB
Nina Atmasari
Taiwan Temukan Tujuh Kasus Impor COVID-19, Lima dari Indonesia Foto ilustrasi. - Ist/Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, BEIJING- Pusat Komando Epidemi Taiwan (CECC) menemukan tujuh kasus impor COVID-19, Sabtu, lima di antaranya berasal dari Indonesia.

Dilaporkan kantor berita setempat, CNA, menyebutkan lima warga negara Indonesia tersebut merupakan pekerja migran pria di sektor perikanan yang berusia sekitar 20-an.

Kelima pria tersebut tiba di Taiwan pada 4 Maret dengan hasil tes negatif yang dilakukan dalam tiga hari setelah kedatangan.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Kemudian tes pada 17 Maret sebelum menyelesaikan karantina wajib, kelimanya juga negatif.

Baca juga: Awal April Ini, Vaksinasi di Sleman Menyasar Pelaku Wisata

Lalu mereka tes lagi pada Rabu (24/3/2021) sebagai persyaratan untuk bisa memulai bekerja di Taiwan.

Hasilnya yang dikeluarkan pada Sabtu ternyata positif. CECC mengategorikan kelima WNI tersebut sebagai kasus tanpa gejala.

Delapan orang yang melakukan kontak dekat dengan kelima WNA sudah terlacak dan dikarantina di rumah.

Baca juga: Update 27 Maret: Total Kasus Positif Covid-19 Kini Tembus 1,49 Juta

Advertisement

Sementara itu, dua kasus positif lainnya melibatkan warga negara Amerika Serikat dan warga negara Filipina.

Sampai saat ini di Taiwan terdapat 1.020 kasus positif, sebanyak 904 di antaranya merupakan kasus impor.

Sebanyak 978 orang dinyatakan sembuh, 32 masih menjalani perawatan di rumah sakit, dan 10 meninggal dunia, demikian CECC.

Advertisement

Di Taiwan terdapat sekitar 290 ribu WNI pria dan wanita yang bekerja di sektor formal dan informal.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Dugaan Pemerkosaan Anak Difabel, Polisi Tunggu Hasil Visum

Bantul
| Minggu, 25 September 2022, 15:47 WIB

Advertisement

alt

Ada Paket Wisata ke Segitiga Bermuda, Uang 100% Kembali Jika Wisatawan Hilang

Wisata
| Minggu, 25 September 2022, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement