Mahasiswa Papua Didorong untuk Jadi Contoh Keselamatan Berlalu Lintas

Mahasiswa Waropen, Provinsi Papua mendeklarasikan 'Kitorang Mahasiswa Papua siap Menjadi Tauladan Keselamatan Bertransportasi' di Asrama Mahasiswa Waropen Mantrijeron, Kota Jogja. - Ist.
26 Maret 2021 04:57 WIB Sunartono News Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Mahasiswa Papua didorong untuk menjadi contoh keselamatan berlalu lintas. Para mahasiswa diberikan program edukasi dan pelatihan safety riding untuk meningkatkan kompetensi dan kepatuhan mereka dalam berkendara di jalan raya.

Dirintelkam Polda DIY Kombespol Tagor Hutapea melalui Kasubdit 2 Ditintelkam Polda DIY Kompol Dwi Prasetyo menjelaskan untuk gelombang pertama dari kegiatan tersebut diikuti sebanyak 100 mahasiswa asal Papua yang digelar Rabu (24/3/2021). Materi yang diberikan meliputi teori dan praktek atau simulasi berkendara dengan baik dan benar.

BACA JUGA : Anak-Anak Dilatih Tertib Berlalu Lintas 

Ia memastikan para mahasiswa tersebut mengikutinya dengan baik. Setelah melalui berbagai tahapan uji kompetensi dalam berkendara, mulai dari pembekalan teori hingga simulasi safety riding. Bagi yang belum memiliki SIM dan mereka yang lulus berhak untuk mengantongi SIM C.

“Mahasiswa asal Waropen, Provinsi Papua diharapkan bisa menjadi pelopor keselamatan dan teladan dalam berkendara. Harapannya dapat terbangun semangat tertib dalam berkendara. Mereka sudah menyampaikan komitmennya untuk tertib berkendara,” katanya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Jumat (26/3/2021).

Koordinator Asrama Waropen Demianus Maniburi mengatakan mahasiswa asal Papua ingin menunjukkan bisa tertib berlalu lintas. Oleh karena itu ia bersama teman-temannya yang saat ini menempuh pendidikan di Kota Jogja sangat mengapresiasi kegiatan Polda DIY dalam memberikan sosialisasi keselamatan berlalu lintas.

BACA JUGA : Dishub Bantul Bagikan 200 Helm Gratis

Mahasiswa Teknik Universitas Janabadra ini siap untuk menjadi teladan dalam tertib berlalu lintas karena anjuran itu demi keselamatan diri sendiri setiap pengendara. Di sela-sela pelatihan tersebut, ia menyatakan sikap untuk siap menjadi teladan keselamatan berlalu lintas.

“Kami mendukung kegiatan positif ini sehingga kami mendapatkan pengetahuan tambahan dalam berlalu lintas karena sebenarnya kami juga tertib dalam berlalu lintas. Prinsipnya kami mendukung langkah penciptaan situasi yang kondusif,” ujarnya.