Tips Mengatasi Rasa Cemas Saat Suntik Vaksin Covid

Giovanni Di Perri, dokter spesialis di Italia yang juga Direktur Departemen Penyakit Menular Savoia Hospital, disuntik vaksin Covid-19, pada Minggu (27/12/020) di Turin, Italia. - Antara/Reuters
19 Maret 2021 23:07 WIB Mia Chitra Dinisari News Share :

Bisnis.com, JAKARTA - Banyak orang panik saat akan menerima suntik vaksin Covid-19.

Kecemasan saat akan disuntik vaksin hingga setelahnya bermacam-macam bentuknya. Bisa berkeringat dingin, gemetar badan, pusing hingga mual.

Selama momen kecemasan atau kepanikan yang lebih intens, seseorang dapat merasa terisolasi, tidak berdaya, dan di luar kendali. Beberapa orang mungkin takut mereka akan sekarat.

Berikut 3 tips membantu orang lain yang mengalami kecemasan saat menjalani suntik vaksin

1. Tetap tenang

Salah satu pekerjaan terpenting Anda saat membantu seseorang yang mengalami kecemasan adalah tetap tenang. Turunkan pandangan Anda ke orang yang Anda ajak bicara dan tanyakan apakah tidak apa-apa untuk membantu. Jangan ambil reaksi mereka secara pribadi. Ingat, mereka sedang mengalami waktu yang sangat sulit saat ini

2. Tanyakan Tentang Sejarah Mereka

Tanyakan apakah orang yang Anda bantu pernah mengalami kecemasan atau panik sebelumnya. Jika demikian, mereka mungkin memiliki daftar metode penanggulangan yang telah dicoba dan benar, tetapi mungkin sulit untuk diingat di tengah-tengah serangan panik. Dengan tenang bantu mereka memikirkan hal-hal yang telah membantu mereka di masa lalu atau memandu mereka melalui langkah-langkah Bernapas, Arahkan Ulang, Lakukan dalam artikel ini.

3. Fokus pada Tindakan Konstruktif

Beri tahu mereka bahwa ini adalah gejala panik yang normal dan akan mereda, tetapi cobalah untuk menghindari pernyataan berulang seperti, "jangan khawatir" atau "semuanya baik-baik saja". Ingatlah bahwa bagi orang yang mengalami kepanikan, segala sesuatunya pasti tidak akan terasa baik-baik saja. Alih-alih, berikan orang yang Anda bantu langkah-langkah konkret yang harus diambil, seperti mengambil napas perlahan, dalam-dalam, atau sebutkan 5 hal yang dapat Anda lihat sekarang. Ini juga dapat membantu untuk mengambil langkah-langkah itu bersama mereka.

Tips bagi yang mengalami kecemasan

1. Gunakan strategi bernapas

Salah satu hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk meredakan kecemasan adalah berlatih pernapasan yang lambat dan terkontrol. Bahkan hanya dengan sadar melakukan pernapasan normal dapat membantu menenangkan saraf Anda. Berikut beberapa tips, terutama jika Anda rentan mengalami hiperventilasi saat Anda merasa cemas:

a. Tarik napas melalui hidung, keluarkan melalui mulut.
b. Buang napas lebih lama dari pada menghirup (latihan yang bagus adalah 4-7-8 napas. Tarik napas selama 4 hitungan, tahan napas selama 7 hitungan, buang napas selama 8 hitungan).
c. Tahan napas Anda sebelum menghembuskan napas. Jeda sebentar sebelum menghirup.
d. Tarik napas ke dalam perut Anda. Menempatkan tangan Anda di belakang kepala dalam postur santai dan sedikit bersandar seolah Anda sedang berbaring di samping kolam dapat membantu dalam hal ini. Lebih baik lagi, pejamkan mata dan bayangkan diri Anda berada di pantai saat Anda melatih pernapasan ini.
e. Anda dapat memasangkan pernapasan Anda dengan pikiran, kata, atau tindakan yang menenangkan. Bayangkan meniup gelembung, mendorong awan di langit, atau menghitung mundur dari 300 dengan setiap napas.
f. Menghirup waktu dengan musik yang menenangkan juga menyenangkan.

2. Alihkan perhatian

Saat kita cemas, kita cenderung mendapatkan penglihatan terowongan dan terlalu fokus pada pikiran, citra, atau sensasi fisik yang menakutkan. Gunakan indra Anda untuk mengarahkan kembali perhatian Anda ke dunia di sekitar Anda. Ambil langkah lebih jauh dan gunakan pikiran Anda untuk membayangkan diri Anda merasa nyaman di tempat yang Anda inginkan.

3. Latihan visualisasi untuk membayangkan diri Anda merasa baik

Bayangkan diri Anda merasa tenang, bahagia, bersemangat, percaya diri, atau apa pun yang Anda inginkan. Ucapkan kata-kata perasaan positif ini kepada diri Anda sendiri.

Bayangkan ruang yang menenangkan atau aman, melibatkan semua indra Anda. Jadikan citra mental sejelas mungkin.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia