Pernah Berinvestasi dalam Film tentang Pernikahan Gay, Vatikan Disebut Munafik

Ilustrasi LGBT - America Magazine
17 Maret 2021 09:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Musisi Elton Jhon memberi kritikan pedas untuk otoritas Vatikan.

Elton John menyerang Vatikan di media sosial setelah menyatakan Gereja Katolik tidak dapat memberkati pernikahan sesama jenis karena Tuhan 'tidak memberkati dosa'.

Menyadur Sky News Selasa (16/03), musisi yang diberi gelar 'Sir' oleh Kerajaan Inggris itu menyebut Vatikan munafik karena pernah berinvestasi dalam film Rocketman yang berisi tentang pernikahannya David Furnish.

"Bagaimana bisa Vatikan menolak untuk memberkati pernikahan gay karena mereka 'adalah dosa', namun dengan senang hati mendapat untung dari investasi jutaan di Rocketman - sebuah film yang merayakan kebahagiaan dari pernikahan saya dengan David ?? #kemunafikan."

BACA JUGA: Peserta Vaksinasi Massal di Jogja Diminta Taat Jadwal Vaksin Dosis Kedua

Penyanyi berusia 73 tahun itu menandai Gereja Katolik dan Paus Fransiskus dalam pesannya.

Ia juga menyertakan laporan Vatikan saat berinvestasi di film Rocketman yang diterbitkan surat kabar Italia tahun 2019 yang kemudian diberitakan oleh berbagai media, termasuk The Daily Beast di AS.

Film Rocketman, dibintangi oleh Taron Egerton dan ia memenangkan Golden Globe untuk penampilannya. Adegan seks di film ini dipuji karena penggambarannya tentang homoseksualitas Elton John.

Elton John dan David Furnish menikah tahun 2014, setelah pernikahan sesama jenis disahkan di Inggris. Pasangan itu memiliki dua putra, Zachary dan Elijah.

Sementara itu, dalam penjelasan tentang persatuan sesama jenis, Kongregasi Doktrin Iman mengatakan Tuhan "tidak bisa memberkati dosa".

Dekrit tersebut membedakan ketika gereja menyambut dan memberkati orang-orang gay, yang dijunjungnya, tapi tidak untuk memberkati persatuan mereka.

"Tuhan tidak dapat memberkati dosa: Dia memberkati manusia yang berdosa, sehingga dia dapat mengenali bahwa dia adalah bagian dari rencana cintanya dan membiarkan dirinya diubah olehnya."

Sumber : Suara.com