Yayasan Milik Keluarga Cendana Digugat Rp500 Miliar

Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di area Museum Fauna Indonesia Komodo dan Taman Reptilia di kawasan wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa (18/3/2020). Pengelola TMII secara bertahap melakukan rangkaian tindakan disinfeksi di setiap lokasi wisata dan anjungan sebagai antisipasi terhadap penyebaran virus Corona (Covid-19). Bisnis - Arief Hermawan P
09 Maret 2021 13:37 WIB Edi Suwiknyo News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -- Sebuah perusahaan asal Singapura, Mitora Pte Ltd, menggungat Yayasan Harapan Kita beserta 3 anggota keluarga Cendana atau keluarga mendiang Presiden Suharto ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Tiga anggota keluarga Cendana yang digugat di antaranya Siti Hardianti Hastuti Rukmana atau Mbak Tutut, Sigit  Harjojudanto, dan Bambang Trihatmodjo. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun JIBI/Bisnis, Mitora adalah sebuah perusahaan konsultan asal Singapura. Sementara Yayasan Harapan Kita adalah salah satu yayasan yang mengelola Taman Mini Indonesia Indah.

BACA JUGA : Keluarga Cendana Belum Konfirmasi Keterlibatan Kasus

Mitora mendaftarkan gugatannya pada tanggal 8 Maret 2021 dengan nomor gugatan 146/Pdt.G/2021/PN Jkt.Pst.

Adapun dalam petitum gugatannya, pihak Mitora meminta manjelis hakim mengabulkan gugatannya beserta sejumlah tuntutan lainnya.

Pertama, menyatakan bahwa para tergugat, telah melakukan perbuatan melawan hukum. 

Kedua, menyatakan sah dan berharga sita jaminan sebidang tanah dan bangunan beserta yang terletak di Jalan Yusuf Adiwinata No. 14, Menteng, Jakarta Pusat.

Ketiga, menghukum para tergugat secara tanggung renteng untuk membayar kewajiban Rp84 miliar dan kerugian immateriil sebesar Rp500 miliar. Keempat, menghukum Yayasan Harapan Kita dan Mbak Tutut Cs untuk melaksanakan putusan itu.

BACA JUGA : Kasus MeMiles, Polda Jatim Bakal Periksa Tiga Anggota

Di akhir petitumnya, pihak Mitora juga meminta hakim untuk menghukum para tergugat untuk membayar seluruh biaya yang timbul dari perkara ini secara tanggung renteng.

Adapun, selain nama tiga keluarga Cendana, dalam gugatan itu juga disebutkan nama pihak  lainnya. Mereka adalah Soehardjo Soerbakti, Sekretariat Negara (Setneg), Pengurus Taman Mini Indonesia Indah, dan Kantor Pertanahan Jakarta Pusat.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia