Advertisement
Wanita Sulit Akses Keuangan, Sri Mulyani Yakinkan PEN Bisa Membantu
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat tiba di depan Ruang Rapat Paripurna I untuk menghadiri Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2020-2021 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa kaum hawa sudah kesulitan memiliki akses keuangan dalam hal permodalan baik itu di perbankan maupun lembaga keuangan bahkan sebelum adanya Covid-19.
Selain kurang melek finansial, hal tersebut makin diperparah dengan teknologi digital yang semakin berkembang pesat. Tak heran wanita selalu tertinggal.
Advertisement
“Maka ini menjadi tantangan yang semakin meningkat untuk wanita. Jadi, bagaimana kita akan mencoba agar mereka benar-benar mendapatkan bantuan sehingga tentu saja memiliki akses modal, memilliki keterampilan memahami aplikasi digitan dan kemudian menguasainya,” katanya melalui diskusi virtual, Senin (8/3/2021).
BACA JUGA : Ini 5 Strategi PEN di Awal Tahun Ini
Sri Mulyani menjelaskan ini adalah tantangan yang dihadapi perempuan di Indonesia. Saat ini, pemerintah memberikan dukungan untuk bisa mendapatkan akses modal.
Bukan hanya itu, melalui program pemulihan ekonomi nasional (PEN), semua warga dengan berbagai jenis kelamin juga bisa mendapatkan stimulus agar bisa bertahan di tengah pandemi.
Pemerintah, tambah Sri Mulyani, juga mendirikan perusahaan induk (holding) untuk keuangan mikro yang akan meningkatkan akses pelaku usaha ultra mikro dalam hal permodalan dengan tingkat bunga yang lebih rendah. Dari awalnya 15 juta yang terdaftar kini menjadi hampir 28 juta.
Itu semua adalah upaya untuk memperkenalkan semua masyarakat khususnya wanita dalam pemahaman literasi keuangan dan juga aplikasi digital.
BACA JUGA : Selaraskan Program PEN, Perumnas Bina UMKM di Bunder
“Saya pikir ini semua yang kami coba yang harus kita lakukan agar kita memiliki perempuan terutama agar mereka sejak awal yang tertinggal dari akses ini dibandingkan laki-laki, mereka bisa mengejar ketinggalan tersebut,” ujar Sri Mulyani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tidak Boleh Tokoh Fiksi, Pekerjaan di KTP Diatur Ketat, Ini Daftarnya
- Banjir Kiriman Ciliwung Rendam Kebon Pala Jakarta
- BPBD Magetan Kerahkan SAR, Pendaki Mongkrang Belum Ditemukan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
Advertisement
Warga Kalibawang Diduga Tewas, Kerangka Ditemukan di Gunung Tugel
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Krisis Lebanon 1990-2026: Dari Negeri Bank Menjadi Negara Bertahan
- Menkeu Tegaskan Rupiah Melemah Bukan karena Isu Deputi BI
- KemenPPPA Tegaskan Kasus Kekerasan Seksual Wajib lewat Pengadilan
- Pemkab Magelang dan Vokasi UGM Petakan Salak Nglumut
- Leptospirosis Mengintai Saat Musim Hujan, Risiko Kematian Tinggi
- KPK Geledah Rumah Kadis PUPR Madiun Terkait Kasus Gratifikasi Proyek
- Pantau Rekening Pejabat Pajak, Menkeu Perketat Bersih-Bersih DJP
Advertisement
Advertisement



