Gegara PPBnM Nol Persen, Kalla Toyota Pangkas Harga Jual Hingga Rp62 Juta

Sales Support Manager Kalla Toyota Suliadin memaparkan kinerja perseroan di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (3/3). Adanya reklaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) menyebabkan penjualan mobil mengalami penurunan hinggah puluhan juta. Kalla Toyota mencatat telah membukukan daftar inden sebesar 600 unit dimana didominasi oleh tipe Rush. Bisnis - Paulus Tandi Bone
05 Maret 2021 08:17 WIB Andini Ristyaningrum News Share :

Harianjogja.com, MAKASSAR - Relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) nol persen yang diberikan pemerintah pada awal Maret 2021 ini, membuat harga mobil turun hingga puluhan juta. Momen ini juga dimanfaatkan Kalla Toyota untuk memberikan penawaran khusus.

Sales Support Manager Kalla Toyota Suliadin mengatakan Kalla Toyota melakukan pemangkasan harga jual untuk lima jenis mobil andalannya yaitu Avanza, Toyota Rush, Yaris, Sienta, dan Vios.

"Jenis Mobil tersebut memang termasuk dalam kategori PPnBM nol persen," kata Suliadin, Rabu (3/32021).

Adapun kendaraan yang masuk pada kategori PpnBM nol persen yakni mobil dengan penumpang 4x2 berkapasitas mesin dibawah 1.500 cc, termasuk sedan, yang kandungan lokalnya mencapai 70 persen. Adanya program insentif PPnBM tersebut diharap mampu mendongkrak penjualan mobil baru Kalla Toyota.

Suliadin merincikan, untuk Avanza sendiri mengalami penurunan harga sebesar Rp14 juta, Toyota Rush turun sebesar Rp18 juga, Yaris turun harga sebesar Rp20 juta, Sienta sebesar Rp22 juta, dan Vios mengalami pemangkasan harga hingga Rp62 juta.

"Kita optimis penjualan bisa meningkat hingga tiga digit. Apalagi dengan adanya pemangkasan harga jual ini. Masyarakat bisa memanfaatkan momen ini untuk membeli mobil baru," jelas Suliadin.

Pada awal pemberlakukan PpnBM saja lanjut Suliadin, penjualan mobil di Kalla Toyota mencapai 86 persen. Hal itu membuat dealer untuk menyiapkan stok unit mobil yang sudah dipesan oleh konsumen. Kalla Toyota sneidir mencatat ada sekitar 600 unit mobil yang sudah memasuki daftar inden.

"Yang paling banyak dipesan itu Toyota Rush, sekitar 55-60 persen dari biasanya, lalu Avanza sekitar 40 persen dari biasanya," ungkap Suliadin. (k36)

Sumber : Bisnis.com