Ini Kronologi Penangkapan Nurdin Abdullah Versi Juru Bicara Gubernur

Dua orang berjalan di kompleks Rumah Jabatan Gubernur Sulsel Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (27/2/2021). Penyidik KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Nurdin Abdullah dalam dugaan kasus tindak pidana korupsi dan kemudian membawanya ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan selanjutnya. - Antara/Abriawan Abhe.
27 Februari 2021 14:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, MAKASSAR - Juru Bicara Gubernur Sulawesi Selatan Veronica Moniaga membantah Nurdin Abdullah terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Nurdin sedang beristirahat saat petugas datang ke rumah jabatan di Makassar, Sabtu (27/2/2021) dini hari.

"Terkait bapak gubernur terkena operasi tangkap tangan, itu tidak benar. Karena bapak saat itu sedang istirahat. Seperti yang kita tahu, OTT adalah orang yang tertangkap tangan dan bapak tidak sedang melakukan itu," kata perempuan yang disapa Vero tersebut di depan rumah jabatan Gubernur Sulsel, Sabtu (27/2/2021).

Vero menyebut Nurdin pergi ke Jakarta atas permintaan KPK untuk menyampaikan keterangan selaku saksi. Nurdin disebut hanya membawa pakaian secukupnya.

Menurut Vero, dengan kerelaan hati, Nurdin berangkat bersama KPK selaku warga negara yang baik dan siap memberikan keterangan mengenai apapun yang akan ditanyakan.

Namun, mengenai kasus yang dikabarkan pada sejumlah media, pihaknya belum mendapat informasi resmi mengenai hal tersebut.

Petugas KPK datang ke Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan sekitar pukul 01.00 dini hari. Kemudian Nurdin Abdullah dibangunkan dan menemui aparat KPK. 

"Mereka diterima baik dan bapak pun dengan sikap patriotisme mengikuti tim KPK. Tidak ada barang bukti sama sekali pada saat bapak dijemput oleh KPK, hanya membawa pakaian secukupnya," ujar dia.

Sumber : Antara