Advertisement
Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Fukushima Jepang
Grafik hasil pencatatan seismometer/seismograf, alat pencatat besaran gempa bumi. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan 7,1 yang kuat mengguncang prefektur Miyagi dan Fukushima di wilayah Tohoku, Jepang pada Sabtu (12/2/20210) malam.
Seperti dilansir dari The Japan Times, Gempa yang juga dirasakan di Tokyo itu terjadi sekitar pukul 11:08 waktu setempat, menurut Badan Meteorologi, peringatan tsunami tidak dikeluarkan.
Advertisement
BACA JUGA : Digoyang Lindu, Jepang Waspadai Gempa Lebih Besar
Meski tidak ada peringatan tsunami, tetapi sebagai tindakan pencegahan, warga yang berada di dekat daerah pantai disarankan untuk pindah ke tempat yang lebih tinggi karena gempa susulan masih berpotensi terjadi.
Badan Meteorologi Jepang menyatakan gempa terjadi di bagian selatan Miyagi, dan wilayah tengah Nakadori dan pesisir Hamadori di Fukushima.
Wilayah Hamadori adalah rumah bagi pembangkit listrik tenaga nuklir No. 1 yang sempat dilanda gempa dan tsunami di Fukushima. Tidak ada laporan kelainan di fasilitas itu, kata penyiar publik NHK.
BACA JUGA : Jumlah Korban Tewas Gempa Jepang Dilaporkan 3 Orang
Saat ini pemerintah tengah membentuk satuan tugas untuk memeriksa gempa tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : japantimes.co.jp
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
Advertisement
Gubernur Banten Lepas 1.570 Pemudik IKG Menuju Gunungkidul
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Mudik Bersama Honda Masuk Tahun ke-18, Ribuan Pemudik Tiba di Jogja
- Skandal IPO: OJK Hukum Benny Tjokrosaputro Seumur Hidup
- Indonesia Kutuk Invasi Israel ke Lebanon: Langgar Hukum Internasional
- KPK Ingatkan Kepala Daerah Tak Wajib Beri THR ke Pihak Eksternal
- Pemerintah Kutuk Keras Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS
- Mudik Lebaran 2026, BPBD Cianjur Siagakan 210 Personel
- Trump: Konflik AS-Iran Berlanjut Selama Masih Diperlukan
Advertisement
Advertisement








