Rupiah Menguat ke Rp18.036, Pajak Naik Jadi Sentimen Positif
Rupiah menguat ke Rp18.036 per dolar AS, didorong kinerja APBN dan lonjakan penerimaan pajak hingga Mei 2026.
Kapal yang terbakar dan meledak di sekitar galangan PT Barokah Perkasa, Kelurahan Pulau Atas, Kecamatan Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur pada Kamis (11/2/2021) sore. - ANTARA/Arumanto
Harianjogja.com, SAMARINDA — Tim SAR gabungan dari Basarnas, Polair Polda Kaltim, dan TNI AL telah menemukan tiga jasad meninggal dunia sehari setelah peristiwa meledaknya kapal di galangan PT Barokah Galangan Perkasa di Pulau Atas, Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur.
Jasad ketiga orang tersebut ditemukan tim SAR gabungan di perairan Sungai Mahakam Samarinda, Kalimantan Timur, pada Jumat (12/2/2021) petang dan diduga merupakan salah satu korban meledaknya kapal tanker.
Kasi Ops dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta mengatakan bahwa jenazah ditemukan di perairan Sungai Mahakam depan Masjid Islamic Center Samarinda pukul 18.15 Wita.
BACA JUGA : Kapal Tanker Milik Anggota DPR Meledak
“Satu jenazah ditemukan di depan Masjid Islamic Center Samarinda, belum diketahui identitas korban," katanya seperti dilansir laporan Tim Basarnas.
Dia menambahkan bahwa berdasarkan keterangan saksi dan keluarga korban Laka MOB (Kapal) di Mangkupalas Samarinda Seberang, jenazah tersebut bukan keluarga mereka yang hilang sejak 3 hari yang lalu.
Sebelumnya, tim SAR gabungan dan warga juga telah menemukan dua jasad yang diduga merupakan korban dari peristiwa meledaknya kapal tanker.
Satu jasad ditemukan oleh tim SAR gabungan di perairan Sungai Mahakam pada Jumat sekitar pukul 11.15 Wita di kawasan Kutai Lama, Kutai Kartanegara.
BACA JUGA : Kapal Pesiar Ikut Tenggelam dalam Ledakan Beirut, Pemilik
Sementara itu, satu jasad lainnya ditemukan oleh warga di lokasi kejadian kapal meledak dengan kondisi kaki dan tangan patah yang dikenali pria bernama Gunawi, pada Kamis (11/2/2021) malam atau beberapa jam setelah kapal meledak tersebut berhasil dipadamkan.
Hingga saat ini sudah ditemukan tiga jasad, setelah peristiwa meledaknya kapal di galangan PT Barokah Galangan Perkasa di Kelurahan Pulau Atas Kecamatan Sambutan.
Dalam peristiwa tersebut ada tiga pekerja yang dilaporkan hilang.
Sebelumnya, Kapolsek Samarinda Kota AKP Aldy Ardya Satya mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pencarian terhadap tiga pekerja yang saat itu ada di lokasi kejadian.
"Kami masih melakukan pencarian, apakah mereka hilang akibat ledakan atau sudah pulang sebelum terjadi kebakaran, kami masih menunggu informasi lebih lanjut," kata Aldy.
Namun, perwakilan perusahaan PT Barokah Perkasa membantah bahwa ada pekerjanya yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
Corporate Management PT Barokah Galangan Perkasa Khairuddin mengatakan bahwa pihaknya belum ada laporan korban jiwa khususnya dari karyawan mereka setelah peristiwa itu terjadi.
BACA JUGA : Angkut Ratusan Tabung Elpiji, Kapal Motor Meledak
Terkait dengan adanya penemuan mayat yang terapung di Sungai Mahakam oleh tim SAR, Kharuddin mengatakan bahwa sebelum kejadian kapal terbakar memang sudah ada laporan warga yang hilang di perairan Sungai Mahakam di dekat lokasi kejadian kapal terbakar.
"Oleh karena itu, kami belum bisa memastikan apakah korban yang tenggelam itu korban dari kapal kami yang terbakar atau kejadian yang lain. Kami menyerahkan sepenuhnya investigasi peristiwa ini kepada aparat kepolisian," kata Khairuddin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rupiah menguat ke Rp18.036 per dolar AS, didorong kinerja APBN dan lonjakan penerimaan pajak hingga Mei 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo 6 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, solusi transportasi cepat dan hemat.
BPOM pantau 263 ribu tautan kosmetik ilegal. Ribuan produk di-blacklist, mayoritas berasal dari luar negeri.
Delapan dapur MBG di Solo dihentikan sementara karena IPAL belum sesuai standar. Pemkot pastikan layanan tetap berjalan.
Kemenpar ungkap kota favorit turis asing di Indonesia. Dari Jakarta hingga Bromo, tren wisata 2026 terus meningkat.
Bocah 11 tahun di Sragen ditemukan tewas dengan luka parang. Polisi selidiki dugaan pembunuhan di Jenar.