Polri Usut Beras Fortifikasi, 5 Merek Diduga Tak Sesuai Label
Polri mengusut dugaan beras fortifikasi tak sesuai label pada lima merek. Sebanyak 1.194 kemasan disita dengan nilai Rp155,2 juta.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) bersama Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kanan) bersiap menyampaikan konferensi pers APBN KiTa edisi Juni 2026 di Jakarta, Jumat (5/6/2026). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/kye/pri.
Harianjogja.com, JAKARTA — Realisasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan tren peningkatan signifikan. Hingga akhir Mei 2026, pemerintah telah menggelontorkan dana sebesar Rp88,15 triliun untuk program unggulan tersebut.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa angka ini naik 17,53 persen dibandingkan realisasi pada April 2026 yang berada di posisi Rp75 triliun. Kenaikan ini mencerminkan percepatan distribusi program sekaligus meluasnya jangkauan penerima manfaat.
“Realisasi anggaran MBG saat ini mencapai Rp88,15 triliun, dengan total penerima sebanyak 63,13 juta orang yang dilayani melalui 29.679 SPPG,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026).
Dari total penerima tersebut, mayoritas merupakan kalangan pelajar dengan jumlah mencapai 48,9 juta siswa. Sementara itu, 14,3 juta lainnya berasal dari kelompok non-siswa, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, serta balita—kelompok yang menjadi prioritas dalam peningkatan kualitas gizi nasional.
Program MBG sendiri menjadi salah satu andalan pemerintah dalam memperkuat ketahanan sumber daya manusia sejak dini. Selain menyasar anak sekolah, intervensi juga difokuskan pada kelompok rentan guna menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Meski realisasi anggaran terus meningkat, pemerintah sebelumnya telah melakukan penyesuaian pagu anggaran MBG pada APBN 2026. Dari rencana awal sebesar Rp335 triliun, anggaran dipangkas menjadi Rp268 triliun.
Menurut Purbaya, langkah tersebut merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto agar program tetap berjalan optimal namun dengan pengelolaan yang lebih efisien dan tepat sasaran.
“Kami diminta memastikan program ini berjalan efektif, sehingga ada penyesuaian anggaran agar lebih efisien,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia juga memberi sinyal bahwa ke depan masih terbuka peluang adanya penghematan tambahan pada program MBG. Meski demikian, pemerintah memastikan kualitas layanan dan cakupan penerima tidak akan dikorbankan.
Dengan jumlah penerima yang telah menembus puluhan juta dan jaringan layanan yang semakin luas, pemerintah optimistis Program Makan Bergizi Gratis akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi sehat dan produktif di masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polri mengusut dugaan beras fortifikasi tak sesuai label pada lima merek. Sebanyak 1.194 kemasan disita dengan nilai Rp155,2 juta.
Jadwal KA Bandara YIA, Kamis 22 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 22 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 22 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 22 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Real Madrid menjamu RB Leipzig di Liga Champions, Kamis dini hari. Simak jadwal, hasil laga sebelumnya, dan peluang kedua tim.