Advertisement
Ini Masa Berlaku Tes Covid-19 Pengguna Transportasi Darat dan KA Selama Libur Imlek
Calon penumpang kereta api mengikuti pemeriksaan sampel napas Genose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis (4/2/2021). - JIBI/Bisnis.com/Himawan L Nugraha
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan mengeluarkan surat edaran petunjuk pelaksana perjalanan orang untuk moda transportasi dalam negeri dan internasional yang berlaku sejak 9 Februari 2021.
Berdasarkan siaran resmi Setkab, Rabu (10/2/2021), terdapat ketentuan baru terkait masa berlaku test RT PCR, rapid antigen dan GeNose selama libur panjang atau libur keagamaan.
Advertisement
Khusus pelaku perjalanan jarak jauh pengguna transportasi darat dan kereta api dari dan ke Pulau Jawa serta di dalam Pulau Jawa, masa berlaku semua test Covid 1×24 jam. Sedangkan moda transportasi lain tetap berlaku seperti sebelumnya.
Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan SE Kemenhub ini ditujukan untuk mencegah meluasnya penularan Covid-19 di seluruh Indonesia.
“Ketentuan lainnya pada prinsipnya masih sama dengan SE sebelumnya,” kata Adita, dikutip dari laman resmi Setkab, Rabu (10/2/2021).
Beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan dalam SE Kemenhub ini antara lain sebagai berikut:
Pertama, khusus selama libur panjang atau libur keagamaan, pelaku perjalanan dari dan ke Pulau Jawa serta Pulau Jawa serta perjalanan ke daerah lainnya dengan moda transportasi darat dan pelaku perjalanan dengan Kereta Api Antar Kota telah melakukan test RT PCR/rapid test antigen/GeNose test yang diambil dalam kurun waktu 1×24 jam sebelum keberangkatan.
Kedua, pelaku perjalanan yang menggunakan transportasi umum darat dari dan ke Pulau Jawa serta di dalam Pulau Jawa (antar Provinsi/Kabupaten/Kota) serta perjalanan ke daerah lainnya dilakukan test acak (random check) rapid test antigen/GeNose test bila diperlukan oleh Satgas Covid-19 di daerah.
Ketiga, pelaksanaan SE Kemenhub ini dievaluasi setiap dua minggu sekali atau menyesuaikan dengan kondisi dan dinamika yang terjadi di lapangan.
“Kami meminta kepada seluruh penumpang untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan baik di sarana maupun prasarana transportasi umum. Petugas akan meningkatkan pengawasan untuk memastikan semua ketentuan dalam SE Kemenhub dapat dilaksanakan dengan baik,” ujar Adita.
SE Kemenhub terdiri atas enam SE di setiap moda transportasi yaitu SE No 17/2021 untuk transportasi darat, SE No 18/2021 untuk transportasi laut dalam negeri, SE No 19/2021 terhadap transportasi udara dalam negeri, SE No 20/2021 untuk transportasi kereta api, SE No 21/2021 terkait transportasi udara internasional, dan SE No 22/2021 untuk transportasi laut luar negeri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Longsor dan Pergerakan Tanah Terjang Tiga Kecamatan di Bogor
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
Advertisement
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Redmi Turbo 5 Max Debut di China, Baterai 9.000 mAh dan Harga Rp6 Juta
- Persik Kediri Hadapi Bali United, Ujian Bangkit Macan Putih
- Polres Bantul Tetapkan Dua Tersangka Kasus Pembunuhan di Gumuk Pasir
- Adu Gengsi Persita vs Persija di Indomilk Arena
- Overwork Pekerja Indonesia, Ekonom UGM Soroti Upah dan Produktivitas
- Dana Desa Gunungkidul Masih Menggantung, Kalurahan Tunggu PMK
- Misi Dagang Jateng-Jatim Bukukan Transaksi Rp2,9 Triliun
Advertisement
Advertisement




