Advertisement
Cuaca Ekstrem, PLN Berhasil Normalkan Pasokan Listrik di Klaten, Boyolali, dan Kulonprogo
Ilustrasi - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG - Gerak cepat, PLN berhasil normalkan kembali sistem kelistrikan yang sempat terdampak oleh cuaca ekstrem di Jawa Tengah dan DIY. Pada Rabu (3/2/2021), hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Klaten dan Boyolali, Jawa Tengah dan Kulon Progo, DIY menyebabkan gangguan sejumlah jaringan listrik.
"Alhamdulillah, kita berhasil menormalkan kembali pasokan listrik yang sempat terdampak cuaca ekstrem di Klaten, Boyolali, dan Kulon Progo," terang General Manager PLN UID Jateng & DIY, Feby Joko Priharto. Dirinya menjelaskan cuaca ekstrem menyebabkan banyaknya pohon tumbang dan mengenai jaringan listrik.
Advertisement
Daerah yang sempat terdampak gangguan antara lain; Kec. Ceper, Kec. Bayat, Kec. Cawas, Kec. Pedan, Kec. Klaten Selatan, Kec Klaten Tengah, Joton, Bumiaeng, Granting, Brangkal Gondang Alas, Karanglo, Setran, Karangnongko, Birin, Kec. Jatianom, Tegalduwur Pokak, Ceper, Setran, Wonosari, Jatipuro, Trucuk, Pluneng, Kebonarum, Kebondalem Lor, Bugisan, Jatisambi, Deles, Kec. Klaten Utara, Wonosidi, Driyan, dan Nanggulan.
Untuk mengatasi gangguan tersebut, PLN menerjunkan sebanyak 133 personil yang terdiri atas 72 orang personil di Yogyakarta dan 61 personil di Klaten. Hingga pukul 03.00 dini hari pasokan listrik telah sepenuhnya normal kembali.
"Sampai dengan saat ini, petugas kami terus memantau daerah-daerah yang terdampak cuaca ekstrem, PLN selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," terang Feby.
PLN juga mengimbau partisipasi dari masyarakat apabila menemukan pohon yang dekat dan berpotensi mengganggu jaringan listrik, agar dapat segera melaporkan kepada PLN sehingga tidak menyebabkan gangguan.
"Bagi pelanggan yang ingin menyampaikan pengaduan terkait dengan gangguan tersebut bisa melalui aplikasi PLN Mobile ataupun Contact Center 123," tutupnya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tak Bisa Berobat dan Gaji Tertahan, Pekerja Garmen di Sleman Protes
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Pengakuan Pedagang Nuthuk Terungkap, Wisata Pantai Depok Terimbas
- Isu Pertamax Naik 10 Persen 1 April, Ini Penjelasan Bahlil
- Saluran Limbah Meledak di Teras Malioboro Jogja, Tiga Orang Terluka
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- Bos Maktour dan Ketua Kesthuri Ditetapkan Tersangka Korupsi Kuota Haji
- HUT ke-80 Sultan HB X, 10.000 Pamong se-DIY Bakal Kirab Hasil Bumi
Advertisement
Advertisement







