218 Polisi di Jateng Terpapar Covid-19, 33 Meninggal Dunia

Ilustrasi - Freepik
31 Desember 2020 07:07 WIB Imam Yuda Saputra News Share :

Harianjogja.com, SEMARANG—Sebanyak 218 aparat polisi di Jawa Tengah (Jateng) terpapar Covid-19 selama 2020. 33 Orang di antara mereka meninggal dunia.

Hal itu disampaikan Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ahmad Luthfi, saat menggelar jumpa pers akhir tahun di Mapolda Jateng, Kota Semarang, Rabu (30/12).

“Yang terkonfirmasi 218 [polisi], yang meninggal dunia 33 orang. Itu tersebar di jajaran polres-polres,” ujar Kapolda Jateng.

Kapolda menambahkan mayoritas polisi yang terpapar Covid-19 tidak memiliki gejala sakit apa pun atau orang tanpa gejala (OTG).

Mereka pun langsung ditangani di rumah sakit milik Polda Jateng begitu dinyatakan positif Covid-19.

Meski banyak polisi di Jateng yang terpapar Covid-19, Kapolda meminta masyarakat tidak khawatir. Hal itu dikarenakan pihaknya telah menyiagakan ruang karantina mandiri di setiap polres guna menangani kasus polisi terpapar Covid-19.

"Kabiddokes [Kepala Bidang Dokter dan Kesehatan] sudah mengambil kebijakan. Di Urkes [urusan kesehatan] sudah disiapkan tempat isolasi, kecuali Semarang karena tidak hanya untuk anggota tapi juga masyarakat umum,” ujarnya.

Selain itu, Polda Jateng juga telah membekali seluruh jajaran yang bertugas terutama pada masa Operasi Candi dengan multivitamin. Hal itu bertujuan agar imun seluruh aparat polisi di Jateng yang bertugas meningkat dan mencegah penularan Covid-19.

“Setiap hari kita upgrade anggota kita. Kapolres harus berkomitmen menjaga anggotanya. Beri obat bisa empon-empon, vitamin, dan lain-lain. Anggota yang Operasi Candi juga bawa vitamin, cokelat, hand sanitizer. Semua harus punya. Itu bertujuan memberi dorongan motivasi dan stamina,” tutur pria yang pernah menjabat sebagai Kapolresta Surakarta itu.

Sumber : JIBI/Solopos