Advertisement
Taiwan Perpanjang Penangguhan Penempatan Pekerja Migran, Ini Alasannya..
Petugas menyemprotkan disinfektan untuk membasmi vieus corona di Bandara Internasional Taoyuan di Taipei, Taiwan, pada 22 Januari 2020. - Bloomberg
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Masih adanya pandemi Covid-19 membuat Taiwan kembali memperpanjang periode penangguhan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Taiwan.
Hal itu disampaikan Taiwan melalui siaran pers Kantor Perwakilan Ekonomi dan Perdagangan Taipei (Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Jakarta, Sabtu (19/12/2020), menanggapi pernyataan Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani pada Jumat (18/12/2020) yang mempertanyakan apakah perpanjangan penangguhan penempatan PMI ke Taiwan melibatkan masalah politik.
Advertisement
Taipei Economic and Trade Office (TETO) menegaskan Taiwan dan Indonesia memiliki hubungan bilateral yang erat. Menurut TETO, perpanjangan periode penangguhan penempatan PMI ke Taiwan adalah semata-mata berdasarkan pertimbangan pencegahan epidemi dan tidak memiliki implikasi politik.
"Pemerintah Taiwan bersedia untuk membuka kembali penempatan PMI ke Taiwan setelah Taiwan-Indonesia mencapai konsensus tentang langkah-langkah pencegahan epidemi," tulis TETO dalam keterangan resmi, Sabtu (19/12/2020).
Lebih dari 2 bulan terakhir, lanjutnya, PMI telah menjadi sumber utama kasus terkonfirmasi Covid-19 dari luar Taiwan. Sejak 16 Desember hingga 17 Desember 2020, Taiwan telah menemukan total 226 kasus impor, 127 orang diantara adalah PMI, menempati lebih dari 50%, menjadikan PMI sebagai sumber terbesar dari kasus impor yang dikonfirmasi di Taiwan.
"Hal ini sangat mengancam keselamatan Taiwan serta diantara 127 PMI, ada 76 orang yang membawa hasil pemeriksaan PCR negatif dari Indonesia, namun setelah diperiksa di Taiwan dikonfirmasi positif, proporsinya cukup tinggi mencapai 60%. Hal ini mengejutkan dan menimbulkan perhatian serius dari masyarakat Taiwan," tulis TETO.
Mengenai penangguhan penempatan PMI ke Taiwan pertama kali mulai 4 Desember sampai 17 Desember 2020, lanjutnya, Taiwan tidak menunggu sampai laporan investigasi dikeluarkan dan pada tanggal 16 Desember 2020 langsung mengumumkan bahwa akan memperpanjang penangguhan penempatan PMI.
"TETO telah dua kali mengirimkan personel ke BP2MI untuk bersama-sama membahas tindakan penanggulangan. TETO sebut BP2MI pernah mengatakan bahwa Indonesia akan memberikan laporan investigasi sebelum 15 Desember 2020, tetapi pada 17 Desember 2020 pukul 15.00 WIB, TETO baru menerima laporan tersebut. Setelah menerima laporan tersebut, TETO segera melapor ke pemerintah Taiwan pada hari yang sama," tulis TETO.
Langkah Epidemioleh
Laporan investigasi tersebut hanya melaporkan langkah pencegahan epidemioleh 14 Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang ditangguhkan dan tidak mengklarifikasi 60% perbedaan hasil pemeriksaan PCR yang dibawa PMI tersebut.
"Untuk selanjutnya, Indonesia dapat berkoordinasi dengan Taiwan mengenai praktik dan standar pemeriksaan PCR yang dapat diterima kedua belah pihak, sehingga pemerintah Taiwan bersedia membuka kembali penempatan PMI ke Taiwan secepatnya," tulis TETO.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Ini Jam Puncaknya
- DPR Minta KBRI Ambil Langkah Darurat Lindungi Jemaah Umrah Indonesia
- Hutan Rehabilitasi IKN Mulai Dihuni Satwa, Burung Kembali Berdatangan
- Emergency Alert Abu Dhabi Berakhir, UEA Nyatakan Situasi Aman
- Jadi Sorotan Publik, Gubernur Kaltim Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 M
Advertisement
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Agnez Mo Aman di Dubai, Bantah Isu Situasi Panas
- Intelijen CIA Jadi Kunci Serangan ke Elite Iran
- Musim Hujan, Lampu Jalan di Bantul Dipantau Ketat Saat Lebaran
- Prediksi Man United vs Palace: eko Jadi Andalan
- Marquez Kena Penalti, Ducati Protes
- Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, PBNU & Muhammadiyah Beri Imbauan
- UEA dan Irak Kandidat Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
Advertisement
Advertisement








